
MAKASSARMETRO, Gowa – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kabupaten Gowa meniadakan jam besuk bagi pasien. Hal ini untuk mengurangi adanya kontak langsung sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

Pemberlakuan untuk meniadakan jam besuk bagi pasien kata Direktur RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, dr H Salahuddin saat ini sudah mulai diberlakukan.
“Sejak kemarin kami telah mensosialisasikan ke pasien dan keluarga untuk meniadakan jam besuk. Sebagaimana yang diberlakukan serentak pada RS lainnya, kebijakan ini kami ambil guna mengurangi resiko ada kontak langsung dengan orang lain,” kata dr. Salahuddin, Rabu (18/3).
Ia menyebutkan jika kontak langsung tidak dikurangi, maka potensi penyebaran virus jenis baru ini juga akan semakin besar. Tak hanya virus corona peniadaan jam besuk juga untuk meminimalisir penularan jenis penyakit lainnya.
Tak hanya menghilangkan jam besuk, pihak rumah sakit umum milik Pemkab Gowa ini juga membatasi penjaga pasien dimana setiap pasien dijaga oleh satu orang saja.
“Kami memperketat aturan penjaga dari keluarga pasien dibatasi, satu pasien hanya diperkenankan untuk dijaga satu orang keluarga. Kebijakan ini dikarenakan penjaga pasien yang paling lama kontak dengan lingkungan. Dengan kebijakan ini kami berharap kontak dengan pasien dan lingkungan rumah sakit tidak terlalu banyak,” ungkap Dirut RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa ini.
Batas waktu pemberlakuan ini, menurut dr. Salahuddin pihaknya belum bisa memastikan dan akan terus memantau tingkat status penyebaran virus ini.
“Terkait sampai kapan kondisi ini berlaku, kami bisa belum memastikan. Kita akan memantau kondisi perkembangan wabah ini. Apalagi dari pemerintah pusat menyatakan masa tanggap darurat nasional berlangsung hingga 29 Mei,” tambahnya.
Selain menghilangkan jam besuk dan membatasi penjaga pasien, pihak RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa juga aktif melakukan penyemprotan desinfektan di setiap ruang pelayanan hingga kamar perawatan.(JN)
Pemkot Makassar Peduli Sesama Atasi Kekeringan, 1.096 Rit Air Bersih Disalurkan ke Pemukiman Warga
Sabtu, 26 September 2026 08:26
Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi PBG
Jumat, 25 September 2026 15:41
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Kamis, 24 September 2026 19:03
Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja
Rabu, 23 September 2026 12:05
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Bergerak Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat
Selasa, 22 September 2026 21:36
Tak Mau Kebijakan Berbasis Asumsi, Appi Akan Perkuat ASN Makassar dengan Keahlian Statistik
Senin, 21 September 2026 22:03