DP Diserang Kampanye Hitam, Pengamat: Tidak PeDe dan Kampungan

Jumat, 20 Maret 2020 00:41 WITA Reporter : Ikbal
DP Diserang Kampanye Hitam, Pengamat: Tidak PeDe dan Kampungan

MAKASSARMETRO – Jelang Pilwali Makassar 2020, Black Campaign mulai kencang terlihat di ruas jalan dan lampu merah.

Salab satunya selebaran kertas menyudutkan nama bakal Calon Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto (Danny) yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Oknum yang tidak bertanggung tersebut melibatkan anak jalanan di bawah umur. Kertas kampanya hitam bermuatan SARA tersebut dibagikan anak-anak di bawah umur kepada pengendara.

Pengamat politik dari Universitas Hasanuddin Makassar, Ali Armunanto menilai ada salah satu kandidat bakal calon Walikota Makassar yang tidak percaya diri menghadapi Danny Pomanto.

Menurutnya, Si Anak Lorongna Makassar memang memiliki popularitas yang tinggi dibanding seluruh bakal calon Walikota yang mencuat maju.

“Saya rasa itu adalah bentuk ketidakpercayaan diri lawan terhadap Danny Pomanto. Karena mereka pasti berusaha untuk menurunkan elektabilitas Danny Pomanto,” kata Ali Armunanto, Kamis (19/3) kepada wartawan.

Parahnya lagi, kaya dia, mereka ingin merusak elektabilitas Danny Pomanto. Supaya lawannya bisa meraup dukungan dari pemilih loyalis Danny Pomanto.

“Semakin besar peluangnya, utamanya calon-calon yang mengharapkan latar pemilih yang sama yang selama ini masih mendukung Danny Pomanto,”tuturnya.

Selain itu, lanjut dia, masyarakat kota Makassar sudah teruji kecerdasannya dalam menentukan calon pemimpinnya.

“Tetapi bagi saya, membawa-bawa etnis dan identitas politik justru kesannya kampungan dan tidak elegan. Apalagi Makassar adalah basis pemilih cerdas, jadi saya rasa isi seperti itu tidak terlalu efektif. Justru yg harus dipikirkan oleh calon lain adalah bagaimana cara mereka mengemas diri mereka dengan pencitraan politik yang baik yan bisa mengundang simpati masyarakat luas,” ungkapnya.

.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca