MAKASSARMETRO – Isu penyebaran Covid 19 di Indonesia semakin meluas. Menyikapi hal ini, Management Cahaya Bone melakukan berbagai hal untuk mencegah penularan virus ini. Diantaranya dengan penyemprotan desinfectan di cabin armada dan body bus, khususnya area turun dan naik penumpang.

Sebagai salah satu bisnis transportasi darat di bawah manajemen Kalla Transport yang melayani angkutan bus dengan rute antar kota dalam dan luar propinsi yang telah mampu eksis hingga 54 tahun dan memiliki Standar Operasional Prosedur di mana sebelum keberangkatan, kondisi armada sudah dalam keadaan bersih serta telah dicuci luar dan dalam.

” Menyikapi kondisi merebaknya dampak covid-19, pembersihan armada ditambahkan lagi dengan penyemprotan desinfectan di cabin dan body bus khususnya area turun dan naik penumpang. Langkah ini dilakukan untuk tetap menjaga kesehatan dan kenyamanan penumpang,” kata SPV Logistic Cahaya Bone, Ismail R, Kamis (19/3/2020).
Sejak rilis pemerintah pada Februari lalu terkait pasien positif covid19 di Indonesia, kondisi penumpang untuk rute AKAP terkoreksi turun dari normal, sedangkan untuk rute AKDP masih stabil. Menariknya, setekah keputusan untuk meniakan aktifitas sekolah, kondisi penumpang beberapa hari ini naik dari normal jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya.
“Dengan isu ini Cahaya Bone tidak mengubah jadwal keberangkatan, hanya kami akan selalu siaga untuk menambah waktu keberangkatan apabila dalam pengecekan penumpang sebelum keberangkatan didapati tanda tanda klinis yang tidak normal. Kami telah menyiapkan tenaga ahli dalam hal ini bantuan medis untuk terus siaga apabila terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya.
Pihak Cahaya Bone juga akan mengkonfirmasi kondisi kesehatan calon penumpang saat proses pembayaran tiket. Poster edukasi terkait pencegahan penularan virus juga diberikan ke calon penumpang.
“ Untuk driver serta seluruh man power kami yang bertugas di jalan, telah kami lengkapi dengan masker. Kami pun menyediakan hand sanitizer untuk seluruh penumpang yang diletakkan di dekat pintu masuk armada, terkhusus asisten driver yang sering berinteraksi langsung dengan penumpang dan bagasi, telah kami bekali dengan sarung tangan serta pelatihan tindakan untuk menghindari penularan virus tersebut,” jelasnya.
Cahaya Bone yang berada di naungan Kalla Grup sudah memiliki protokol panduan pelayanan kepada publik. Kata Chief Operation Officer Kalla Transport and Logistics, Muhammad Gunawan, sejak status Covid-19 dinaikkan menjadi pandemi oleh WHO, pihaknya lebih waspada dan berusaha menjamin kualitas layanan tetap terjaga.
“Di awal perkembangan isu Covid-19, telah diinstruksikan untuk seluruh pimpinan dan management di Kalla Transport and Logistic untuk lebih concern dalam mendukung kebijakan, penyediaan material dan tools, serta monitoring langkah-langkah stategis, mengontrol tindakan preventif tanggap Corona di seluruh unit bisnis yang ada, tetap positif dan jangan panik, sesering mungkin mencuci tangan serta jaga kebersihan di sekitar kita, dan semoga kondisi ini bisa membaik setelah masa yang ditetapkan oleh pemerintah,” tutupnya .
Pemkot Makassar Peduli Sesama Atasi Kekeringan, 1.096 Rit Air Bersih Disalurkan ke Pemukiman Warga
Sabtu, 26 September 2026 08:26
Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi PBG
Jumat, 25 September 2026 15:41
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Kamis, 24 September 2026 19:03
Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja
Rabu, 23 September 2026 12:05
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Bergerak Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat
Selasa, 22 September 2026 21:36
Tak Mau Kebijakan Berbasis Asumsi, Appi Akan Perkuat ASN Makassar dengan Keahlian Statistik
Senin, 21 September 2026 22:03