MAKASSARMETRO – Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin (Dirjen PFM) Kementerian Sosial, Asep Sasa Purnama menyampaikan bahwa santunan kematian sebesar Rp15 juta akan dibagikan untuk keluarga korban Covid-19.

Disampaikan oleh Dirjen PFM bahwa hal tersebut dilakukan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai bentuk pehatian dan bela sungkawa dari negara untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan dikarenakan Covid-19.

“Untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, Kementerian Sosial memberikan santunan kematian kepada ahli waris sebesar Rp15juta per orang yang meninggal sebagai bentuk perhatian dan bela sungkawa dari negara,” kata dia.
Dirjen PFM menjelaskan bahwa untuk pemberian santunan tersebut, saat ini sedang dilakukan verifikasi mengenai data keluarga yang meninggal dunia dikarenakan Covid-19.
“Saat ini sedang dilakukan verifikasi yang keluarganya meninggal dunia karena COVID-19,” jelas Asep Sasa.
Terkait dengan peningkatan nilai bantuan Program Sembako bagi 15,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang sebelumnya sebesar Rp150.000/bulan/KPM pada bulan Januari dan Februari, saat ini nilai bantuan tersebut meningkat menjadi Rp200.000/bulan/KPM selama periode Maret hingga Agustus 2020.
“Meningkatkan nilai bantuan program Sembako yang menyasar 15,2 juta Keluarga Penerima Manfaat atau KPM, semula sebesar Rp150 ribu per bulan per KPM menjadi Rp200 ribu per bulan per kpm selama enam bulan, dari bulan Maret sampai dengan Agustus 2020 ini,” ujarnya.
Pemkot Makassar Peduli Sesama Atasi Kekeringan, 1.096 Rit Air Bersih Disalurkan ke Pemukiman Warga
Sabtu, 26 September 2026 08:26
Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi PBG
Jumat, 25 September 2026 15:41
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Kamis, 24 September 2026 19:03
Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja
Rabu, 23 September 2026 12:05
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Bergerak Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat
Selasa, 22 September 2026 21:36
Tak Mau Kebijakan Berbasis Asumsi, Appi Akan Perkuat ASN Makassar dengan Keahlian Statistik
Senin, 21 September 2026 22:03