MAKASSARMETRO – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menegaskan bahwa pihaknya tidak memberlakukan lockdown sebagai langkah penanganan virus corona.

“Berita mengenai lockdown itu tidak benar, saya bersama gubernur se-Sulawesi merasa heran, kita tidak bicara lockdown kok termuat lockdown,” kata Gunernur Nurdin Abdullah dalam video yang diunggah di instagram pribadinya, Selasa (31/3/2020).

Pernyataan Nurdin Abdullah sekaligus meluruskan kabar yang menyebutkan bahwa enam gubernur se-Sulawesi sepakat melakukan lockdown. Lagipula, pemberlakuan lockdown atau karantina wilayah bukanlah wewenangnya, melainkan wewenang Presiden.
“Tidak ada pemikiran kita untuk melakukan lockdown, karena lockdown itu adalah kebijakan Bapak Presiden,” ujarnya.
Dia meminta agar warga Sulsel tidak resah maupun panik. Bersama Forkopimda bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel, opsi isolasi wilayah merupakan kebijakan yang diambil.
“Kita sudah lakukan pemetaan dan episentrum penyebaran Covid-19 sudah diketahui. Langkah kongkrit yang akan kita lakukan yakni isolasi wilayah, baik itu tingkat RT, RW, Kelurahan,” kata dia.
Menurutnya, isolasi wilayah dapar memotong mata rantai penyebaran virus corona. Oleh karenanya, dia meminta peran aktif camat, lurah, kepala desa, ketua RT dan RW untuk mendukung langkah ini.
Pemkot Makassar Peduli Sesama Atasi Kekeringan, 1.096 Rit Air Bersih Disalurkan ke Pemukiman Warga
Sabtu, 26 September 2026 08:26
Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi PBG
Jumat, 25 September 2026 15:41
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Kamis, 24 September 2026 19:03
Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja
Rabu, 23 September 2026 12:05
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Bergerak Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat
Selasa, 22 September 2026 21:36
Tak Mau Kebijakan Berbasis Asumsi, Appi Akan Perkuat ASN Makassar dengan Keahlian Statistik
Senin, 21 September 2026 22:03
Munafri Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular melalui Sekolah dan Bank Sampah
Senin, 21 September 2026 22:00