PSBB di Gowa Mulai 4 April, Pelanggar Bakal Disanksi Tegas

Minggu, 03 Mei 2020 20:09 WITA Reporter : Ikbal
PSBB di Gowa Mulai 4 April, Pelanggar Bakal Disanksi Tegas

MAKASSARMETRO, Gowa — Pemberlakuan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) di Kabupaten Gowa akan dimulai pada tanggal 4 Mei 2020, pukul 00.00 Wita.

Polres Gowa bersama seluruh instansi terkait lainnya akan melakukan tindakan tegas terhadap masyarakat yang melanggar aturan. Seluruh personel yang berada di posko Covid-19 di wilayah perbatasan antara kabupaten Gowa dengan kota Makassar dan Maros serta Takalar akan melakukan penyekatan.

“Pos utama yang akan menjadi tolak ukur keberhasilan pemberlakuan PSBB berada di Jl. Sultan Hasanuddin, Minasa Upa, Patung Badik, Samata, Barombong dan Bontonompo selain beberapa pos Kotis lain di beberapa lokasi,” ungkap AKP. M. Tambunan.

Ada pun tindakan lain yang akan dilakukan personil pengamanan disetiap Pos dengan memeriksa warga melintas sesuai protokol standar kesehatan. Yakni pelanggaran tidak menggunakan masker dan menggunakan kendaraan yang berkapasitas lebih

“Kami juga akan melakukan penyekatan dan memeriksa kelengkapan diri seperti surat-surat kendaraan maupun identitas setiap warga,”tambahnya.

Seluruh personel pengamanan yang berada di tiap pos akan melakukan tindakan tegas dan akan mengalihkan sekaligus memutar balik kendaraan yang akan masuk ke Kabupaten Gowa terkhusus bagi masyarakat yang bukan warga Kabupaten Gowa.

Selain itu tim patroli gabungan skala besar yang terdiri dari personel TNI Polri dan satpol PP tetap akan mobile ke semua lokasi kemudian akan membubarkan setiap orang yang berkerumun dan jika perlu akan mengamankan warga tersebut dan dimasukkan dalam daftar “Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Terkait penegakan hukum juga akan diberlakukan dengan tegas bila melakukan pelanggaran yang sama dan pihak kepolisian Polres Gowa akan menerapkan sanksi Pasal 93 Jo Pasal 9 UU No 6 Tahun 2018 tentang Karantina kesehatan dengan ancaman pidana penjara 1 tahun dan denda Rp 100 juta.

Kapolres Gowa mengatakan, jika sanksi tegas terhadap setiap orang yang melakukan pelanggaran.

“Saya berharap kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap berdiam di rumah dan tidak melakukan aktivitas. Agar penyebaran virus ini dapat kita minimalisir secara bersama,” pungkas AKBP Boy Samola.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca