
MAKASSARMETRO — Presiden Jokowi meminta 104 laboratorium di Indonesia sebagai tempat pengujian spesimen virus corona, agar lebih dimaksimalkan fungsinya. Diungkapkannya dalam rapat terbatas rapat terbatas terkait Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 yang disiarkan di akun YouTube Sekretaris Kepresidenan, Senin (10/5/2020).

“Saya Ingin agar ini dipastikan lab-lab tersebut berfungsi maksimal,” katanya.
Namun, dari ratusan lab yang telah digunakan menguji spesismen baru sebanyak 53, sementara 51 sisanya belum digunakan. Menurutnya berdampak kepada pengujian spesimen untuk tes virus corona (Csovid-19) menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) saat ini baru mencapai belum mencapai target.
target yang ia tentukan yakni 10 ribu spesimen per hari, akan tetapi saat ini baru mencapai 4.000-5.000 sampel per hari.
“Saya baru dapat laporan, kemampuan pengujian spesimen untuk PCR sudah mencapai 4.000-5.000 sampel per hari. Ini masih jauh dari target yang saya berikan yang lalu, yaitu 10 ribu spesimen per hari,” ujar Jokowi.
Jokowi sebelumnya telah menargetkan agar pemeriksaan virus corona menggunakan metode PCR dapat mencapai 10 ribu per hari. Menurutnya, peningkatan jumlah tes PCR juga berarti memperluas jangkauan pemerintah dalam mendeteksi virus corona.
Jokowi mengatakan perluasan jangkauan bisa mengurangi penumpukan pemeriksaan sampel, terutama di daerah yang menjadi pusat atau episentrum penyebaran wabah corona.
Target itu sempat disebut mustahil oleh staf khusus Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Alex K. Ginting.
Pada April lalu, Alex mengatakan bahwa penambahan alat berupa reagen maupun detektor PCR tak lantas meningkatkan jumlah tes spesimen mencapai 10 ribu per hari. Sebab, pengujian spesimen menggunakan metode PCR juga butuh waktu lama. Selain itu diperlukan SDM yang banyak dan berkualitas untuk menguji spesimen di laboratorium.
Pemkot Makassar Peduli Sesama Atasi Kekeringan, 1.096 Rit Air Bersih Disalurkan ke Pemukiman Warga
Sabtu, 26 September 2026 08:26
Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi PBG
Jumat, 25 September 2026 15:41
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Kamis, 24 September 2026 19:03
Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja
Rabu, 23 September 2026 12:05
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Bergerak Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat
Selasa, 22 September 2026 21:36
Tak Mau Kebijakan Berbasis Asumsi, Appi Akan Perkuat ASN Makassar dengan Keahlian Statistik
Senin, 21 September 2026 22:03