
MAKASSARMETRO, Gowa — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mulai melakukan Rapid Test secara massal di beberapa tempat. Di hari pertama ini, Pemkab menyasar empat pasar di Wilayah Kabupaten Gowa, Selasa (12/5/2020).

“Hari ini ada beberapa yang kita laksanakan yaitu Pasar Sentral Sungguminasa, Pasar Bu’rung-bu’rung di Pattallassang, kemudian pasar Buah dan Sayur di Pallangga dan Pasar di Bajeng,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, dr Hasanuddin di sela-sela pelaksanaan Rapid Test massal di Pasar Sentral Sungguminasa.
Lanjut, Rapid Test massal ini akan dilaksanakan selama 3 hari hingga Kamis (14/5) mendatang dan akan menyasar 9 pada di Kabupaten Gowa. Pemkab Gowa menyiapkan 5326 alat Rapid Test yang merupakan jatah dari Gugus Tugas Provinsi Sulsel.
“Karena pasar ini kan banyak orang. Kita takutkan ada yang terpapar. Jadi itu yang kita sasar dulu penjual di pasar. Dan kalau memang memungkinkan kita juga akan door to door di toko-toko depan pasar,” jelasnya.
Sementara itu, hingga saat ini, dr Hasanuddin menyebutkan belum ada pedagang atau penggiat pasar hasil Rapid Testnya reaktif. Kalaupun ada maka akan langsung dilakukan tes swab.
“Mudah-mudahan dengan adanya pemeriksaan ini kita harapkan tidak ada yang reaktif,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Camat Somba Opu, Agussalim mengaku sangat berterima kasih kepada Pemkab Gowa atas diadakannya rapid test secara massal ini. Apalagi menurut Agussalim Kecamatan Somba Opu merupakan epicentrum penyebaran Covid-19 di Kabupaten Gowa.
“Luar biasa perhatian Bapak Bupati Gowa yang telah melakukan rapid tes massal ini di pasar sentral Sungguminasa khususnya di Kelurahan Sungguminasa. Semua pemilik los dan kios-kios kita arahkan rapid test pada hari ini,” kata Agussalim.
Agussalim menilai bahwa Rapid Rest massal ini untuk mengetahui sejauh mana penyebaran Covid-19 di masyarakat. Sehingga bisa dilakukan langkah-langkah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Gowa khususnya di wilayah Kecamatan Somba Opu.
Selain itu, Agussalim juga meminta masyarakat semakin disiplin dan mengikuti aturan ataupun imbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
“Apalagi ini masa pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Mari kita ikut aturan PSBB yang tentu ini untuk kebaikan kita semua dan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19,” harapnya.
Ditemui usai jalani Rapid Test, Sulastri salah seorang pedagang Pasar Sentral Sungguminasa berharap penanganan kasus Covid-19 di Kabupaten Gowa lebih baik lagi. Sehingga Kabupaten Gowa bisa bebas virus Corona.
Sekedar diketahui beberapa pasar lain yang akan disasar selama tiga hari kedepan yaitu, Pasar Induk Minasa Maupa, Pasar Balang-balang, Bontonompo, Bontonompo Selatan, Bontoramba, Kampili dan Pasar Moncobalang.
Pemkot Makassar Peduli Sesama Atasi Kekeringan, 1.096 Rit Air Bersih Disalurkan ke Pemukiman Warga
Sabtu, 26 September 2026 08:26
Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi PBG
Jumat, 25 September 2026 15:41
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Kamis, 24 September 2026 19:03
Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja
Rabu, 23 September 2026 12:05
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Bergerak Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat
Selasa, 22 September 2026 21:36
Tak Mau Kebijakan Berbasis Asumsi, Appi Akan Perkuat ASN Makassar dengan Keahlian Statistik
Senin, 21 September 2026 22:03
Munafri Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular melalui Sekolah dan Bank Sampah
Senin, 21 September 2026 22:00