Bupati Sidrap Tolak Bantuan 2.000 Rapid Test dari NasDem Sulsel

Senin, 18 Mei 2020 22:13 WITA Reporter : Makassarmetro
Bupati Sidrap Tolak Bantuan 2.000 Rapid Test dari NasDem Sulsel

MAKASSARMETRO — Niat baik Partai NasDem Sulsel yang memberikan bantuan 2.000 alat tes cepat atau rapid test covid-19 kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam rangka percepatan penanganan penularan virus Corona di bumi Nene Mallomo tidak mendapat sambutan positif.

Pemkab Sidrap melalui Bupati Sidrap H Dollah Mando menolak bantuan NasDem tersebut dengan alasan tidak didukung saat Pilkada Sidrap lalu.

“Pemkab Sidrap menolak menerima bantuan berupa rapid test dengan alasan Pak Bupati ini lawan politik. Padahal pandemi covid 19 ini adalah musuh bersama kita. Tidak ada istilah lawan atau kawan, dan tidak ada politik atau tidak politis di sini. Ini untuk kepentingan masyarakat Sidrap,” beber Sekretaris DPW NasDem Sulsel Syaharuddin Alrif, Senin (18/5/2020).

Dia mengatakan, NasDem Sulsel sejak beberapa hari lalu menawarkan bantuan rapid test ini kepada Pemkab Sidrap. Tidak hanya itu, APD untuk tim medis juga siap disalurkan.

“Selain 2.000 rapid test, kami juga siapkan alat dan perlengkapan lainnya seperti Alat Pelindung Diri (APD). Partai NasDem hanya minta Pemkab Sidrap siapkan tim medis,” ujar Syaharuddin yang juga Wakil Ketua DPRD Sulsel ini.

Tapi kenyataanya, sampai saat ini Pemkab Sidrap menolak dan tidak bersedia merealisasikan tes cepat tersebut dengan alasan politis. SAR —sapaan akrab Syaharuddin, dengan tegas mengatakan bahwa pemkab Sidrap harus fokus mengonsolidasi semua potensi dalam memerangi dan memutus mata rantai covid-19 di Sidrap.

“Mari kita sama sama mengesampingkan urusan politik. Kepentingan kemanusiaan adalah segala galanya. Kalau dilihat sekarang di Sidrap, Bupati hanya memikirkan kepentingan politiknya tidak memikirkan kepentingan kemanusiaan,” tegas SAR.

Atas penolakan tersebut, Syaharuddin melalui Partai NasDem akan berinisiatif melakukan rapid test dengan menggunakan tenaga medis yang profesional.

Sekadar diketahui, Kabupaten Sidrap setelah Makassar adalah kabupaten dengan tingkat penularan covid19 tertinggi di Sulsel. Kluster umrah menjadi kluster yang paling banyak di Sidrap. Tak mengherankan jika Pemprov Sulsel melalui Gugus Tugas Sulsel memberikan perhatian penuh terhadap Sidrap.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca