
MAKASSARMETRO, Gowa – Penanganan yang baik di masa pandemi virus corona atau Covid-19 ini dibutuhkan sinergitas yang kuat antar pemerintah. Mulai dari pemerintah pusat hingga ke pemerintah daerah.

Hal ini diungkapkan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat menjadi narasumber pada seminar bertajuk “Sinergi Kepemimpinan Mengatasi Covid-19” yang dilaksanakan Laboratorium Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin via telekonferensi, Kamis (21/5).
Hal ini menurutnya, berdasarkan rujukan Undang-Undang Nomor 23 dimana dijelaskan bawah sistem pemerintahan di Indonesia sifatnya linear. Misalnya dari pusat sampai ke daerah, mulai dari prediksi, gubernur, wali kota, bupati bahkan ke pemerintah desa.
“Penanganan pandemi ini bukan hanya tanggungjawab pemeritah saja, tetapi menjadi tanggungjawab bersama. Semuanya itu satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan,” katanya.
Selain sinergitas antara pemerintah, juga dibutuhkan sinergitas atau kerjasama dari semua pihak. Masyarakat, para tokoh dan elemen dan organisasi kemasyarakatan lainnya. Termasuk pula para akademisi.
“Akademisi harus ikut andil dalam memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat terhadap dampak dan bahaya Covid-19/9 ini. Sehingga masyarakat dapat meningkatkan kedisiplinan dan tidak menganggap remeh hal ini,” tegas Bupati Adnan.
Lanjutnya, sinergitas lainnya yang dibutuhkan yaitu antar pemerintah dengan prngusaha dan media. Utamanya media yang menjadi sumber utama informasi bagi masyarakat, hanya saja informasi yang disampaikan pun harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dirinya menilai, penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Gowa sangat terlihat adanya kerja bersama dengan membangun solidaritas yang kuat. Buktinya, saat pemberlakuan Pembatasan Sosila Bersakala Besar (PSBB) beberapa organisasi dan elemen masyarakat itu terlibat.
“Saya harap kedepan sinergitas antar pemerintah dan seluruh unsur bisa lebih diperkuat. Sehingga tidak ada yang saling menyalahkan antara satu dengan yang lainnya dan Pandemi Covid-19 ini bisa segera tertangani di Indonesia. Terlebih lagi di negara kita sendiri,” katanya lagi.
Sementara, Dosen Febi Unhas Muhammad Idrus Taba menilai bahwa PSBB yang dilaksanakan oleh Pemkab Gowa sudah berjalan dengan naik dan sukses. Bahkan pelaksanaan PSBB di Kabupaten Gowa ini sudah sesuai dengan yang diharapkan.
“Saya sebagai masyarakat Kabupetn Gowa merasakan sendiri ketika diterapkan, betul-betul kita merasakan suasana seperti yang diharapkan masyarakat umum dan kita mejaga suasana itu dan saya kira PSBB itu terlaksana dengan baik,” ujarnya.(JN)
Pemkot Makassar Peduli Sesama Atasi Kekeringan, 1.096 Rit Air Bersih Disalurkan ke Pemukiman Warga
Sabtu, 26 September 2026 08:26
Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi PBG
Jumat, 25 September 2026 15:41
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Kamis, 24 September 2026 19:03
Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja
Rabu, 23 September 2026 12:05
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Bergerak Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat
Selasa, 22 September 2026 21:36
Tak Mau Kebijakan Berbasis Asumsi, Appi Akan Perkuat ASN Makassar dengan Keahlian Statistik
Senin, 21 September 2026 22:03
Munafri Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular melalui Sekolah dan Bank Sampah
Senin, 21 September 2026 22:00