Mendes PDTT: Penyaluran BLT Dana Desa Sudah 93 Persen

Rabu, 03 Juni 2020 10:51 WITA Reporter : Makassarmetro
Mendes PDTT: Penyaluran BLT Dana Desa Sudah 93 Persen

MAKASSARMETRO – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menyampaikan penyaluran BLT Dana Desa yang telah masuk sebanyak 69.443 desa atau setara 93 persen dari total jumlah desa 74.953 desa hingga Selasa (2/6/2020).

Dia mengatakan, sejumlah fakta yaitu hasil sinkronisasi data tidak segera turun dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) atau Camat. Dana Desa baru masuk rekening kas desa (RKDes) disebabkan keterlambatan terbitnya Pergub soal alokasi dana desa.

“Surat Kuasa Bupati untuk pemindahbukuan dana di KPPN ke RKDes belum ada. Meski sekarang sudah ada PMK Nomor 50 tahun 2020 tidak butuh lagi Perbup untuk percepatan. Cukup laporkan kesiapan maka dikeluarkan dari KPPN,” kata Abdul HalIm.

Fakta lainnya Bantuan Sosial (Bansos) tingkat provinsi maupun Kabupaten belum turun yang besarannya sama dengan BLT Dana Desa Rp600 ribu, sementara BLT minta disalurkan setelah Bansos itu telah disalurkan.

Solusi yang diberikan, menurut Mendes PDTT, dengan menginstruksikan desa-desa untuk salurkan BLT sesuai data yang diputuskan dalam Musyawarah Desa Khusus (Musdesus). Langkah berikutnya, lanjut Halim, sampaikan ke Pemda jika BLT sudah disalurkan hingga mereka yang harus menyesuaikan sinkronisasi dan tidak tumpah tindih.

Pada kesempatan itu, Mendes PDTT juga menyampaikan perkembangan soal penyaluran Dana Desa hingga terhitung 1 Juni 2020. Dana Desa yang sudah masuk ke RKDes telah mencapai Rp23 triliun. Dana yang digunakan untuk Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) Rp1,4 Triliun.

“Penyaluran PKTD ini mengindikasikan jika Desa-desa mulai menggeliat menuju ke New Normal sesuai dengan anjuran Pemerintah,” ujar Mendes PDTT.

Dana Desa yang sudah tersalurkan Rp3.484.140.000. Tingkat kabupaten yang telah 100 persen penyaluran 153 kabupaten, yang capai 75 – 92 persen sebanyak 144 kabupaten, tingkat 50-74 persen 45 daerah, dan dibawah 50 persen ada 69 kabupaten kota.

Selain Banten, lima daerah yang penyaluran masih di bawah 50 persen yaitu Nusa Tenggara Timur (NTT) 44 persen, Maluku 44 persen, Maluku Utara 42 persen, Papua 20 persen, Papua Barat 44 persen, dan Banten di bawah 20 persen.

Diakui, Mendes PDTT jika masih ada yang belum disalurkan yaitu sebanyak 23 daerah yang berada di Papua dan satu desa di NTT karena memang meminta penundaan.

Ia juga menjelaskan, total KPM yang bakal terima BLT ini diprediksi mencapai 8 juta dari target simulasi yang yang mencapai 12 juta KPM. Angka prediksi ini mengacu pada simulasi saat penyaluran telah mencapai 70 persen.

“Angka sudah yang menggembirakan berarti penyaluran Jaring Pengaman sosial di daerah-daerah cukup efektif dan tidak banyak tumpang tindih,” pungkas Mendes PDTT.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca