Delapan Provinsi Zona Merah, Sulsel Tempati Posisi Ke-3

Rabu, 15 Juli 2020 16:37 WITA Reporter : Makassarmetro
Delapan Provinsi Zona Merah, Sulsel Tempati Posisi Ke-3

MAKASSARMETRO – Wilayah Sulawesi Selatan menduduki posisi ketiga di Indonesia atas jumlah kasus covid-19nya sebanyak 6.973. Bahkan Sulsel berkontribusi 9, 21 persen penyebaran covid-19 di Indonesia setelah Jawa Timur dan DKI.

Hal ini menjadikan Sulsel masuk dalam daftar 8 provinsi zona merah karena jumlah kasusnya yang tinggi. Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito sendiri menjelaskan, saat ini pemerintah tengah fokus melakukan peningkatan penanggulangan corona di 8 provinsi zona merah.

“Total dari 8 provinsi ini kontribusinya adalah sekitar 74 persen dari seluruh kasus yang ada di Indonesia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, provinsi yang paling tinggi Jawa Timur dengan kasus dari awal sampai sekarang 16.658 kasus positif (22.01 persen dari total kasus nasional). Lalu di susul DKI Jakarta sebanyak 14.517 kasus positif (19,18 persen), Jawa Tengah 5.077 kasus positif (7,23 persen).

Kemudian Jawa Barat 5.077 kasus positif (6,71 persen), Kalimantan Selatan 4.146 kasus positif (5.48 persen), Sumatra Utara 2.323 kasus positif (3.07 persen), dan Papua 2.207 kasus positif (2,99 persen).

Wiku menyampaikan pemerintah terus mengawasi ke delapan provinsi yang menjadi zona merah persebaran covidnya. Selain itu pula menjadi perhatian pihaknya untuk segera ditanggulangi.

“Ada 8 provinsi yang menjadi perhatian karena jumlah kasusnya yang tinggi dan laju insidensinya juga yang tinggi,” kata Wiku Adisasmito.

Sementara, Wiku juga memaparkan berdasarkan analisis tim pakar selama satu pekan terakhir, terjadi penurunan zona resiko rendah atau zona hijau dari 104 kabupaten/kota menjadi 102 kabupaten kota.

Ada 102 zona hijau tersebut terdiri dari 48 kabupaten/kota yang tidak ada kasus baru dan 54 kabupaten/kota yang sampai saat ini tidak terdampak corona.

Kemudian ada penambahan daerah di zona kuning atau resiko rendah menjadi 204 kabupaten/kota (39,7 persen), padahal pada pekan lalu per 5 Juli 2020 zona kuning berjumlah 175 daerah.

Lalu 177 kabupaten/kota (34,4 persen) tercatat masuk dalam zona oranye alias resiko sedang.

Di sisi lain, zona resiko tinggi juga mengalami penurunan yakni sebesar 6,03 persen atau 31 kabupaten/kota zona merah.

Wiku menyebut daftar lengkap peta zonasi resiko bisa diakses publik secara terbuka di laman covid19.go.id/peta-risiko.

Kendati demikian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, sedang melakukan upaya untuk menurunkan jumlah kasus covid di delapan provinsi tersebut. Diantaranya dengan meningkatkan 3T yakni testing, tracing, dan treatment.

“Dengan harapan kontributor kasus ini akan bisa menurun menjadi lebih baik dan kondisi Indonesia secara keseluruhan akan lebih baik pula,” pungkasnya.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca