
MAKASSARMETRO, Gowa – Sejumlah inovasi yang dilakukan Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa mendapat apresiasi dari Tim Supervisi TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan saat mengunjungi Kampung Rewako Desa Je’netallasa Kecamatan Pallagga, Jum’at (18/9).

Ketua Pokja 1 TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan yang juga Ketua Tim Monitoring, Sawedi mengatakan apa yang dilakukan PKK Kabupaten Gowa cukup luar biasa. Bahkan menurutnya ini bisa menjadi inspirasi bagi kabupaten lainnya di Sulawesi Selatan.
“Mudah-mudahan ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat bukan hanya di Kabupaten Gowa tapi di sekitar Kabupaten Gowa seperti di Kota Makassar dan kabupaten lain bisa berkunjung ke sini dan ini bisa menginspirasi tempat-tempat yang lain untuk membuat inovasi seperti ini,” ujarnya.
Sementara itu, Sawedi mengatakan kegiatan supervisi ini dilakukan untuk memonitoring, mengevaluasi dan memberikan bimbingan terhadap pelaksanaan program-program Tim Penggerak PKK yang ada di kabupaten/kota di Sulawesi Selatan khususnya di Kabupaten Gowa.
“Sekaligus kesempatan ini juga untuk memberikan tanggapan atau umpan balik ke daerah dalam pelaksanaan program yang banyak menghadapi kendala dan tantangan akibat wabah Covid-19,” lanjutnya.
Selain itu, lanjut Sawedi tujuan khusus dari kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi terkait 10 Program PKK Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan membina pelaksanaan program program kerja Tim Penggerak PKK sesuai dengan keadaan dan kebutuhan masyarakat khususnya di masa pandemi Covid-19.
“Kami Ingin mendapatkan informasi bagaimana pelaksanaan 10 Program PKK tingkat Provinsi Sulawesi Selatan untuk selanjutnya menghimpun dan menggerakkan potensi masyarakat khususnya keluarga untuk terlaksananya program program PKK,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan menyebutkan sejumlah langkah telah dilakukan, khususnya dalam penanganan stunting di Kabupaten Gowa. Khusus di Kecamatan Pallangga dengan melakukan gerakan tanam kelor di setiap rumah warga.
Bahkan kata Priska di Desa Julubori Kecamatan Pattallassang telah dibuat Peraturan Desa untuk bisa menanam satu rumah satu pohon kelor. Bahkan tidak hanya itu, daun kelor ini jadikan olahan makanan bergizi untuk mencegah terjadinya stunting.
“Untuk mencegah anak-anak yang terancam stunting itu semua berikan makanan dari olahan kelor,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga sudah melengkapi enam meja posyandu. Dimana meja keenam yaitu pemberian makanan bergizi bagi anak-anak untuk mencegah stunting. Pada kegiatan supervisi ini sejumlah olahan makanan dan minuman dari UMKM juga dihadirkan di Kampung Rewako ini.
Turut hadir pada kesempatan ini Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Hj Mussadiyah Rauf bersama jajaran Pengurus TP PKK Kabupaten Gowa, Camat Pallangga, Taufik M Akib bersama jajaran TP PKK Kecamatan, Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Pallangga.(JN)
Wali Kota Makassar Terima Penghargaan Paritrana Award, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan
Sabtu, 09 Mei 2026 00:04
“Dari Literasi ke Aksi”, Pemkot Makassar Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Akses Keuangan Nyata
Kamis, 07 Mei 2026 20:44
SPMB Makassar 2026 Resmi Dibuka, Disdik Siapkan Sistem Transparan dan Anti Manipulasi
Kamis, 07 Mei 2026 20:40
Bukti Kerja Kolaboratif, Makassar Masuk Elite Kota Toleran Indonesia
Rabu, 06 Mei 2026 21:16
Pemkot Makassar Susun Roadmap Terintegrasi Penanganan ODGJ Berbasis Kolaborasi
Rabu, 06 Mei 2026 21:02
Munafri dan Mensos Sepakat Perkuat Program Sosial Terpadu untuk Kesejahteraan Warga
Selasa, 05 Mei 2026 15:58
Tanpa Penertiban, Warga Tamalanrea Bongkar Mandiri 6 Lapak di Atas Drainase
Selasa, 05 Mei 2026 15:55
SPMB 2026 Resmi Diluncurkan, Pendaftaran SD dan SMP di Makassar Kini Bisa Melalui Aplikasi LONTARA+
Sabtu, 02 Mei 2026 22:35