Duh… 151.398 Anak di Sulsel Menderita Stunting

Senin, 30 November 2020 11:00 WITA Reporter : Makassarmetro
Duh… 151.398 Anak di Sulsel Menderita Stunting Ilustrasi.

MAKASSARMETRO – Sulsel hingga detik ini belum bisa lepas dari persoalan stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak. Faktanya, sebanyak 151.398 anak menderita stunting menurut data per tahun 2020.

“Dari 24 kabupaten/kota di Sulsel, ada lima daerah dengan angka stunting tertinggi yakni di Kabupaten Bone 43 persen, Enrekang 39 persen, Jeneponto 36 persen, Takalar 34 persen, dan Bantaeng 33 persen,” kata Ichsan Mustari, Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sulsel, dikutip dari Antara, Senin (30/11/2020).

Ichsan mengungkapkan, dari sisi angka stunting pada tahun ini jauh lebih menurun dibandingkan 2019 yang angkanya mencapai 159.375. Namun demikian, angka saat ini masihlah tinggi.

Menurutnya, dalam setahun terakhir memang terjadi pengurangan angka stunting sekitar 7000-an kasus. Sementara tahun lalu, Sulsel masih berada di 10 besar dengan angka stunting tertinggi secara nasional.
memang masih jadi momok dan pekerjaan rumah bagi Dinas Kesehatan.

“Untuk mencapai zero stunting memang cukup sulit. Apalagi tidak didukung dengan anggaran yang memadai,” katanya.

Sebagai gambaran, anggaran yang ada saat ini hanya Rp8 miliar yang diperuntukkan lima kabupaten tersebut, khususnya Kabupaten Bone dan Enrekang dengan kasus yang sangat tinggi.

Untuk menurunkan stunring, pihaknya tengah menggenjot program Gammara’na (Gerakan Masyarakat Memberantas Stunting) sebagai upaya menekan angka gagal pertumbuhan anak tersebut. (*)

Topik berita Terkait:
  1. Dinas Kesehatan Sulsel
  2. Stunting
Berikan Komentar
Komentar Pembaca