Nurdin Abdullah. MAKASSARMETRO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyediakan rumah sakit penyangga di Kota Makassar untuk korban gempa bumi di Sulawesi Barat.

“Kami akan menjadi penyangga untuk perawatan kesehatan semuanya,” kata Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, di Kota Makassar, Sulsel, usai meninjau kondisi dampak gempa Sulbar, Jumat (15/1/2021).

Nurdin mengaku, sudah mempersiapkan semua kebutuhan korban gempa melalui bantuan perjalanan melalui laut, termasuk menyediakan fasilitas rumah sakit penyangga bagi para korban luka-luka.
“Tadi juga saya minta kapal dari Danlantamal karena akses kan putus, jadi logistik semua di sini saya kirim lewat laut,” beber Nurdin.
Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Sulsel, Zubair Abdi Rahman, menyampaikan tim medis dan bantuan telah dikirim. Jenis bantuan yang dikirim, berupa sembako, selimut, perlengkapan bayi, air mineral, mi instan, dan berbagai jenis lainnya.
“Insyaallah bantuan akan sampai. Untuk sementara, tim yang kami kerahkan bersamaan dengan bantuan menuju Sulbar via laut. Tetapi tim BPBD tetangga sudah berada di lokasi, itu yang terdekat dulu,” katanya. (*)
Sumber: Antara
Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi PBG
Jumat, 25 September 2026 15:41
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Kamis, 24 September 2026 19:03
Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja
Rabu, 23 September 2026 12:05
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Bergerak Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat
Selasa, 22 September 2026 21:36
Tak Mau Kebijakan Berbasis Asumsi, Appi Akan Perkuat ASN Makassar dengan Keahlian Statistik
Senin, 21 September 2026 22:03
Munafri Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular melalui Sekolah dan Bank Sampah
Senin, 21 September 2026 22:00
Wali Kota Munafri Dorong Muslimat NU Jadi Penggerak Gerakan Pilah Sampah di Makassar
Minggu, 20 September 2026 20:43
Aliyah Mustika Ilham Ajak Lulusan Poltekpar Makassar Jadi Talenta Unggul Industri Pariwisata
Sabtu, 19 September 2026 23:01