Ilustrasi. MAKASSARMETRO – Anak guru akan mendapat perlakuan khusus pada pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021. Mereka tidak boleh ditolak di sekolah tempat orang tuanya mengajar.

Jatah ini diberikan kepada anak guru baik yang berstatus PNS serta tenaga honorer. Juga kepada anak dari para staf atau tenaga administrasi lain yang bertugas di sekolah.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel telah menggelar FGD tentang persiapkan pelaksanaan PPDB. Pemprov Sulsel mengatur regulasi pendaftaran khusus untuk tingkatan SMA dan SMK. Sementara SMP dan SD diatur oleh kabupaten/kota.
Dalam pembahasan itu, poin jatah khusus untuk anak guru sempat menjadi perdebatan panjang. Para kepala sekolah menolak apabila jatah kuota untuk tenaga pengajar merupakan sisa dari kuota jalur perpindahan orang tua yang tidak terpenuhi. Jalur itu khusus untuk PPDB SMA.
Jalur perpindahan orang tua siswa/wali mendapat jatah lima persen dari daya tampung sekolah. Sementara dalam pasal 23 Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021, jika jalur itu tak terpenuhi, sisanya bisa diisi oleh calon peserta didik dimana orang tuanya mengajar (anak guru).
Kepala SMA Negeri 20 Makassar, Mirdan Midding, menolak adanya aturan itu. Menurutnya, anak guru mesti mendapat kuota khusus.
Bahkan kalau perlu diprioritaskan masuk sekolah sesuai yang diinginkan. Tak diatur lagi, sesuai dengan tempat orang tuanya mengajar.
“Guru harus diberi apresiasi. Jangan sampai diabaikan. Makanya tetap harus mendapat jatah prioritas dan langsung lulus saat mendaftar,” kata Mirdan dikutip Fajar, Jumat (5/2/2021).
Kepala SMAN 2 Makassar, Asrar, mengatakan prioritas harus diberikan kepada anak guru. Meski masuk dalam jalur perpindahan orang tua siswa, posisi anak guru tetap harus berada pada ranking pertama.
Menurutnya, anak guru mesti tertampung ketimbang mereka yang mendaftar lewat jalur tersebut. “Harus lulus, jangan sampai tidak diterima. Tidak boleh lagi ada pertimbangan jarak (untuk anak guru),” ucapnya. (*)
Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi PBG
Jumat, 25 September 2026 15:41
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Kamis, 24 September 2026 19:03
Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja
Rabu, 23 September 2026 12:05
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Bergerak Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat
Selasa, 22 September 2026 21:36
Tak Mau Kebijakan Berbasis Asumsi, Appi Akan Perkuat ASN Makassar dengan Keahlian Statistik
Senin, 21 September 2026 22:03
Munafri Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular melalui Sekolah dan Bank Sampah
Senin, 21 September 2026 22:00
Wali Kota Munafri Dorong Muslimat NU Jadi Penggerak Gerakan Pilah Sampah di Makassar
Minggu, 20 September 2026 20:43
Aliyah Mustika Ilham Ajak Lulusan Poltekpar Makassar Jadi Talenta Unggul Industri Pariwisata
Sabtu, 19 September 2026 23:01