DPPPA Makassar: Angka Kekerasan Anak dan Perempuan 2020 Menurun

Senin, 22 Februari 2021 16:14 WITA Reporter : Makassarmetro
DPPPA Makassar: Angka Kekerasan Anak dan Perempuan 2020 Menurun Ilustrasi.

MAKASSARMETRO – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Makassar membeberkan data bahwa pada 2020 lalu, jumlah kasus terhadap anak dan perempuan terbilang cukup tinggi.

Angkanya mencapai 1.031 kasus. Akan tetapi, jumlah itu mengalami penurunan apabila dibandingkan dengan kasus pada tahun sebelumnya.

Pada 2019 lalu, angka kekerasan sebanyak 1.351 kasus. Hal tersebut dikatakan Kepala DPPPA Makassar, Andi Tenri Palallo.

“Saya klaim menurun karena peran masyarakat, shelter warga mulai menguat,” kata kata Andi Tenri dikutip dari Lintas Terkini, Senin (22/2/2021).

Saat ini, ada 37 shelter yang aktif tersebar di tengah-tengah masyarakat. DPPPA, kata Andi Tenri, juga sudah membentuk layanan di lorong-lorong tingkat wilayah RT/RW. “Itu dikelola secara swadaya,” tuturnya.

Soal maraknya keterlibatan anak di bawah umur pada kasus prostitusi, Tenri berujar bahwa hal itu dipengaruhi beberapa faktor. Tentu tidak lepas dari peran masyarakat, pemerintah, dan penegak hukum.

“Ini karena tidak ada perlindungan. Termasuk pihak hotel atau tempat penginapan lainnya harus lebih selektif menerima tamu. Jangan biarkan anak-anak di bawah umur diterima. Kan, bisa KTP mereka diperiksa sebelum menggunakan kamar hotel, kalau anak jangan diterima,” bebernya.

Selain itu, peran aparat keamanan juga sangat penting. “Peran polisi juga harus ketat menjaga. Dan pendidikan anak juga dipastikan tidak putus sekolah. Anak yang putus sekolah harus dikembalikan anak ke sekolah,” lanjut Tenri. (*)

Topik berita Terkait:
  1. DPPPA Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca