Hujan dan Angin Kencang, Banyak Pohon Bertumbangan di Jalan-jalan Makassar

Jumat, 02 April 2021 16:52 WITAReporter : Nurul Rahmatun Ummah
Hujan dan Angin Kencang, Banyak Pohon Bertumbangan di Jalan-jalan Makassar

MAKASSARMETRO – Pohon tumbang terjadi di beberapa titik di Kota Makassar. Hal ini di akibatkan hujan disertai angin kencang yang terjadi selama tiga hari belakangan.

Plt Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Iman Hud, menerima laporan bahwa ada tujuh pohon tumbang di beberapa lokasi.

“Sementara ini kita menerima laporan ada tujuh lokasi dan ukurannya lumayan besar-besar, untuk jenisnya ada mahoni dan trembesi,” katanya, Jumat (2/4/2021).

Iman Hud menyebutkan di sinilah peran dari DLH menjadi penting, khususnya untuk petugas penebang pohon. Mengingat cuaca ekstrem terjadi hampir setiap tahun.

Iman Hud mengakui, pihaknya kesulitan dalam penanganan pohon tumbang yang ada di Makassar. Hal ini karena keterbatasan peralatan dan petugas.

“Padahal, masyarakat berharap agar kejadian seperti pohon tumbang untuk cepat diselesaikan,” ungkap Iman Hud.

Iman Hub melanjutkan, berdasarkan pantauan DLH di Makassar banyak ditemui pohon besar dari berbagai jenis dan bobotnya bisa mencapai ratusan kilogram. Baik yang ditanam oleh warga maupun pohon yang ditanam pemerintah.

Bahkan pihak melihat masih banyak pohon tua yang di tanam sejak zaman Belanda. Sehingga perlu mendapat perhatian, sebab jika tidak dijaga, maka bisa mengancam jiwa.

“Iya ini bisa mengancam orang lain atau yang berkendara yang lewat di situ atau mungkin juga perlu dipikirkan karena ini masalah hampir tiap tahun terjadi, kalau bisa di setiap kecamatan disediakan alat-alat pemangkas pohon,” tutupnya.

Diketahui lokasi tujuh pohon tumbang di Makassar sebagai berikut.

  1. Rumah Jabatan Gubernur Jl Sungai Sa’dang (pohon mahoni).
  2. Depan Kantor RRI Jl Rajawali
  3. Jl Dangko (pohon trembesi)
  4. Jl Raya Pendidikan (pohon trembesi)
  5. Kompleks Pemda
  6. Jl Landak
  7. Taman Macam

Iman Hud menyebutkan, tidak ada korban jiwa atau kerusakan, hanya menyebabkan arah lalu lintas menjadi terhambat. (*)

Topik berita Terkait:
  1. DLH Makassar
  2. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca