MAKASSARMETRO – Kerukunan Keluarga Paraikatte (KKP) Makassar menggelar buka puasa bersama di Jalan Daeng Rama, Kompleks Permata Sudiang, Biringkanaya, Kota Makassar. Digelar untuk menjalin kebersamaan dan silaturahmi antarwarga.

Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang) Kota Makassar, Ahmad Namsum, yang hadir membuka acara mengapresiasi acara buka puasa bersama warga. Ia menyampaikan program Makassar Recover harus didukung penuh demi kesehatan dan pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

“Alhamdullilah apa pun jadi tugas kita diamanatkan oleh negara dan daerah apa yang menjadi program Pemerintah Kota Makassar, yakni Makassar Recover, harus didukung oleh semua kelompok masyarakat. Di tingkat bawah dengan ikut menyukseskan Makassar Recover,” kata Ahmad, Rabu (21/4/2021).
Ahmad menjelaskan, masyarakat Makassar saat ini diuji dengan datangan Covid-19, yang membatasi aktivitas masyarakat. Saat ini beberapa kegiatan diperbolehkan dengan penerapan protokol kesehatan.
“Suasana Ramadan ini memang kita uji oleh banyak hal pada tahun kemarin contohnya kita warga Makassar kita di uji dengan pandemi Covid hingga sekarang ini. Kita syukuri alhamdullilah pada Ramadan tahun ini sudah ada kelonggaran kita silaturahmi dan dengan komitmen memperkuat protokol kesehatan,” jelasnya.
Selain itu, dia juga mengapresiasi Kerukunan Keluarga Turatea. KKP yang ada saat ini sebagai simpul persaudaraan dan menjaga kekompakan tanpa membedakan satu dengan yang lainya.
“Nuansa Ramadan ini kondisi kesatuan kebersamaan yang diikat dalam simpul satu kerukunan dan menumbuhkan semangat persaudaraan dengan tanpa adanya perbedaan. Bahwa kerukunan ini mencerminkan simpul kebersamaan dan tak ada pemberdaan warga satu dengan lain dan dalam upaya mengokohkan kebersamaan,” terangnya.
Ahmad juta tak lupa menyampaikan permintaan maaf Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, yang tak bisa hadir buka puasa bersama KKP.
“Menyampaikan permohonan bapak Wali Kota Makassar yang tak bisa hadir dan mengutus saya hadir. Beliau menyampaikan salam untuk seluruh warga dan pengurus KKP,” ujarnya.
Sementara itu, Pengurus Kerukunan Keluarga Paraikatte, Sulaiman bersyukur bisa berkumpul menggelar buka puasa bersama. Ia menyebut KKP tak hanya satu daerah, tapi seluruh daerah yang ada di Sulsel tanpa membedakan satu dengan lainnya.
“Bukan hanya satu daerah Makassar-Bugis, tapi secara keseluruhan di Sulsel. Jadi tidak terbatas satu suku atau kabupaten, tapi ini satu kesatuan dari beberapa kabupaten di Sulsel bersatu sehingga namanya Paraikatte dan tidak ada perbedaaan satu daerah dengan daerah lain, tapi ini kekompakan,” katanya.
“Saya atas nama Kerukunan keluarga Paraikatte terima kasih bapak ibu yang sempat hadir buka puasa yang di diselenggarakan KKP,” tambahnya. (*)
Mulai 1 Agustus, TPA Tamangapa Hanya Menerima Sampah Residu
Selasa, 21 Juli 2026 21:05
Digelar Dispora Makassar, PARAGA 2026 Sukses Jadi Momentum Perluas Olahraga Rekreasi
Senin, 20 Juli 2026 21:10
Aliyah Mustika Ilham Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Budaya
Minggu, 19 Juli 2026 21:28
DLH Makassar Matangkan Sistem TPA Residu Lewat Bimtek Jakstrada
Kamis, 16 Juli 2026 22:36
Pelayanan Makin Humanis, RSUD Daya Makassar Luncurkan Inovasi GELIAT Solusi Penahanan Pasien
Kamis, 16 Juli 2026 22:34
Pulihkan Fungsi Ruang Publik, Satpol PP Tata Eks Stadion Mattoanging
Kamis, 16 Juli 2026 17:29
Wajah Baru TPA Tamangapa, Penimbunan Tanah Urug Hilangkan Bau dan Siap Terima Sampah Residu
Rabu, 15 Juli 2026 21:28
Darije Kalezic Pulang ke Makassar, Tegaskan Cinta untuk PSM dan Suporternya
Rabu, 15 Juli 2026 13:18