TPP ASN Pemkot Makassar Bisa-bisa Dipangkas

Jumat, 23 April 2021 14:19 WITAReporter : Makassarmetro
TPP ASN Pemkot Makassar Bisa-bisa DipangkasIlustrasi.

MAKASSARMETRO – Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Makassar khusus April terancam dipangkas.

Itu karena Pendapatan Asli Daerah (PAD) Makassar belum memadai. Realisasinya baru Rp196 miliar pada triwulan pertama, sedangkan kebutuhan anggaran mencapai Rp250 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Helmy Budiman, mengatakan pembayaran TPP ASN masih menunggu regulasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait pembayaran gaji ke-13 atau THR.

Jika pemerintah mengeluarkan kebijakan pembayaran THR disertai tunjangan, sudah menjadi kewajiban Pemkot Makassar untuk membayar TPP ASN. Hanya, besaran TPP yang harus dibayarkan mengikut pada kemampuan PAD Makassar.

“Kalau aturannya harus dibayarkan bersamaan, maka kita lakukan simulasi kita bayar 5%, 10%, atau 15%. Bergantung kemampuan keuangan daerah. Jadi, tidak ada TPP yang kita tidak bayar tapi kita kurangi porsinya,” jelas Helmy dikutip dari Sindonews, Jumat (23/4/2021).

Pembayaran gaji ke-13 diperkirakan awal Mei. Helmy berharap perusda bisa menyetor dividen 2020, paling lambat Mei untuk menambah PAD Makassar.

“Semoga awal Mei, ada peningkatan PAD melalui setoran perusda,” harap dia.

Anggota Komisi B DPRD Makassar, Hasanuddin Leo, beranggapan penurunan PAD Makassar pada triwulan pertama tahun ini disebabkan banyak hal. Salah satunya kebijakan pembatasan aktivitas objek pajak.

“Jadi kalau kurang maksimal realisasinya, wajar kalau tidak ada TPP. Karena sumber pembayaran TPP itu dari PAD,” kata Hasanuddin.

Persoalan lain, setoran perusda membuat PAD Makassar ikut merosot. Keberadaannya tidak mampu menopang PAD. Dari enam perusda milik pemerintah kota, hanya PDAM yang memberikan kontribusi besar terhadap PAD. Itupun jumlahnya masih jauh dari potensi yang ada. (*)

Topik berita Terkait:
  1. BPKAD Makassar
  2. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca