MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Dinas Pekerjaan Umu (PU) Makassar, menegaskan pengerjaan di jalan Daeng Tata Lama lorong 2 Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, bukanlah pembangunan drainase. PPTK Satgas Drainase, Ronny Narra, menyebutkan jika pekerjaan tersebut untuk penanganan genangan air.

“Itu kita mau klarifikasi terkait berita-berita yang tidak sesuai dengan yang sudah kita lakukan dilokasi, itu yang gambar pertama saya kasih lihat itu yang mereka angkat dan ada di medsos (Instagram). Itu sebenarnya di lokasi Daeng Tata lama lorong 2 pertama tergenang maka kami datang survei lokasinya, ternyata dia punya masalah ada diluar, kan itu yang tergenang didalam walaupun hujan sedikit katanya itu menurut laporan warga sudah tergenang, jadi itu lubang bukan pembangunan drainase tetapi tetapi penanganan masalah genangan yang ada didalam kompleks,” ujar PPTK Satgas Drainase Dinas PU Makassar, Ronny Narra, Selasa (07/05/20240).

Dijelaskan Ronny, karena material di lokasi lumayan keras sehingga diturunkan alat berat untuk dilakukan penggalian penanganan air, galian tersebut bukan untuk pembangunan drainase.
“Jadi kami datang survei masalahnya ada diluar, sudah langsung dilaksanakan sama satgas penggaliannya cumankan agak keras materialnya, jadi kami bawakan alat berat kami gali itu lokasi itu yang viral sudah mengalir selesai itu genangan yang pertama didalam berita viral itu, diangkatlah berita jelek bilangnya ini pembangunan drainase, dimana ada pembangunan itu kan penanganan untuk air yang tergenang didalam bisa lancar mengalir karena tersumbat ii saluran,” terangnya.
“Sekarang mulai tadi saya sudah turunkan sekitaran 20 orang nanti saya kirimkan foto yang kami kerjakan tadi, besok insyaallah kami lanjutkan itu dengan memakai alat berat, karena dari pihak Kelurahan sudah membantu untuk membongkar lapak-lapak kaki lima yang berdiri diatas fasum itu, jadi kami akan laksanakan pengerukan dengan memakai alat berat supaya lebih efisien dan efektif lagi, nanti setelah itu dibantu satgas kami yang disana dan akan melakukan pengerukan sedimen itu sampai tuntas insyaallah,” tutup Ronny. (*)
Pansus Hak Angket DPRD Gowa Tegaskan Kasus Bupati Husniah Bukan Ranah Privasi
Kamis, 25 Juni 2026 15:42
Wali Kota Makassar Promosikan Stadion Untia ke 28 Negara, Bidik Investasi Sport Tourism
Rabu, 24 Juni 2026 19:52
Kepsek Resmi Dilantik, Wali Kota Makassar Akan Tambah Insentif dan Transportasi untuk Guru Pulau
Selasa, 23 Juni 2026 19:27
Lantik 369 Kepsek, Wali Kota Makassar Tegaskan Larang Praktik Titip-Menitip
Selasa, 23 Juni 2026 19:24
Pemkot Makassar Pasang Papan Penanda, Tegaskan Status Aset Fasum di Perumnas Sudiang
Senin, 22 Juni 2026 14:14
Kecamatan Panakkukang Siapkan Penataan Eks Terminal Toddopuli, Pedagang Diajak Bermusyawarah
Minggu, 21 Juni 2026 14:16
Wali Kota Munafri Ajak Seluruh Elemen Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Tak Boleh Ada yang Terlewat
Jumat, 19 Juni 2026 21:27