MAKASSARMETRO – Calon Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto ikut dalam kompetisi pemilihan kepala daerah dengan niat tulus, yakni membangun kota dan masyarakatnya.

“Pilkada itu punya makna. Karena itu warga harus peduli,” kata Danny saat bersilaturahim dengan ratusan warga Mamajang, Selasa 27 Februari 2018.

Menurut Danny, dalam Pilkada, satu suara bisa mewujudkan masa depan setiap orang. Sebaliknya satu suara juga bisa menghancurkan masa depan warga. Makanya, pesan Danny, jangan terpengaruh dengan uang dan imbalan apa pun untuk memilih seseorang.
“Karena pilihan setiap orang menentukan masa depannya,” ungkap Danny.
Danny menghimbau masyarakat memilih pemimpin yang bisa memberikan solusi dan membawa perubahan. “Bukan pemimpin yang piti kana-kanai,” katanya.
Kepada ratusan warga yang hadir dalam silaturahim, Danny memperkenalkan program Instagram DIAmi. Program yang bisa dimanfaatkan setiap warga untuk mengusulkan rencana kegiatan kepada pemerintah, agar dijadikan program.
Metodenya mirip Musrenbang. Tapi keuntungannya, instagram langsung diserahkan ke Danny dan Indira. Jika terpilih masyarakat bisa menagih semua usulan tersebut. “Jadi ada semacam piagam perjanjian antara warga dengan DIAmi,” kata Danny.
Danny optimistis semua usulan masyarakat lewat Instagram mampu diwujudkan. Mengingat pendapatan Kota Makassar terus meningkat. “Kalau tahun ini PAD bisa tembus Rp 1,4 triliun, tahun depan kita paksa jadi Rp 2 triliun,” ungkap Danny disambut teriakan Oppo ki.
Meski sudah banyak usaha dan kerja keras, Danny tetap mengakui masih banyak kekurangan dalam membangun Makassar. Untuk itu, bantuan dan doa warga Makassar dibutuhkan. Agar Danny bisa menyempurnakan sejumlah program yang sudah berjalan.
“Ingat ki tanggal 27 juni, pilih ki yang beri bukti. Bukan cuman janji,” katanya.
Tokoh masyarakat di Kecamatan Mamajang Arifuddin Hamaru mengatakan, warga Mamajang siap memenangkan pasangan DIAmi. Karena sudah banyak program dan kerja-kerja nyata yang ditunjukkan Danny Pomanto. Penghargaan selama memimpin Makassar juga sudah ratusan jumlahnya.
“Jangan biarkan Makassar mundur lagi,” ungkap Arifuddin.
Urai Antrean Panjang, Pengisian BBM di Sulsel Pakai Aturan Pelat Ganjil Genap
Minggu, 13 September 2026 17:30
Munafri Jamu dan Lepas Pemain PSM ke Parepare, Tegaskan Dukungan Pemkot Makassar
Sabtu, 12 September 2026 18:29
Percepat Normalisasi Antrean BBM, Munafri Sarankan Klaster SPBU dan Jadwal Khusus Truk-Bus
Sabtu, 12 September 2026 10:07
Kunker ke BPJS Ketenagakerjaan, Komisi D DPRD Makassar Matangkan Ranperda Jamsostek
Jumat, 11 September 2026 23:12
Ridwan Andi Wittiri Desak Percepatan Penanganan Kelangkaan BBM di Makassar
Rabu, 09 September 2026 12:42
Bantu Petugas Kebersihan, DLH Makassar Hibahkan Motor Tiga Roda untuk Pasar Senggol
Selasa, 08 September 2026 16:19
Appi Titip Tugas Khusus untuk Kepala UPT TPA Tamangapa: Benahi Sistem, Rangkul Warga
Selasa, 08 September 2026 14:34
Didukung Sahabatnya Figur Muda Ternama, Rezza Said Mantap Maju ke Musda REI Sulsel
Senin, 07 September 2026 12:03