MAKASSARMETRO– Jika Mahkamah Agung memperkuat putusan PTTUN terkait nasib pasangan calon Moh. Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) maka berpotensi menggiring Makassar ke dalam kubangan konflik berkepanjangan.

Hal tersebut disampaikan Sosiolog Unhas, Sawedi Muhammad saat menjadi pembicara dalam seri diskusi Membedah Dampak Sosial Putusan MA di Warkop Dottoro, Jalan Boulevard Makassar. Ahad (22/4/2018).

“Apabila MA mengabulkan menolak kasasi akan membawa Makassar ke dalam kubangan konflik berkepanjangan. Gejalanya telah timbul seperti masa kampanye yang tengah berlangsung,” ungkap Sawedi Muhammad.
Lebih lanjut dia menjelaskan gesekan-gesekan sosial bisa dapat dilihat saat kampanye, salah satunya melalui media dan sosial media. Belum lagi persoalan kompleksitas kotak kosong.
“Belum lagi saat penetapan, fase ini rawan sekali gesekan yang tidak perlu begitupun fase pelantikan,” ujarnya.
Dia menghimbau warga Makassar agar tidak mudah terpancing apalagi terprovokasi isu yang tidak jelas asal usulnya.
Sawedi mengaku optimis jika kondisi tersebut tidak bakalan terjadi. Berdasarkan pengamatannya, dia menilai MA bakal menerima kasasi KPU Makassar dan meloloskan pasangan DIAmi.
“Berdasarkan analisis beberapa ahli seperti Prof. Ilmar dan dikuatkan berita yang memuat pernyataan jubir MA, Suhadi terkait netralitas MA,” ungkapnya.
Dalam berita tersebut, kata Sawedi, pelanggaran pemilu terbagi atas empat bentuk. Pertama, masalah kode etik diselesaikan oleh Mahkamah Konstitusi (MK), kedua masalah administrasi diselesaikan KPU. Kemudian sengketa pemilihan diselesaikan Bawaslu dan jika tidak puas dengan itu masuk ke PTTUN dan kalau masih keberatan masuk ke MA.
“Itu berdasarkan UU Pilkada Nomor 8 Tahun 2015 dan Nomor 10 Tahun 2016. Berdasarkan pertimbangan itu, saya optimis MA menolak amar putusan dari PTTUN,” tutupnya.
Munafri Jamu dan Lepas Pemain PSM ke Parepare, Tegaskan Dukungan Pemkot Makassar
Sabtu, 12 September 2026 18:29
Percepat Normalisasi Antrean BBM, Munafri Sarankan Klaster SPBU dan Jadwal Khusus Truk-Bus
Sabtu, 12 September 2026 10:07
Kunker ke BPJS Ketenagakerjaan, Komisi D DPRD Makassar Matangkan Ranperda Jamsostek
Jumat, 11 September 2026 23:12
Ridwan Andi Wittiri Desak Percepatan Penanganan Kelangkaan BBM di Makassar
Rabu, 09 September 2026 12:42
Bantu Petugas Kebersihan, DLH Makassar Hibahkan Motor Tiga Roda untuk Pasar Senggol
Selasa, 08 September 2026 16:19
Appi Titip Tugas Khusus untuk Kepala UPT TPA Tamangapa: Benahi Sistem, Rangkul Warga
Selasa, 08 September 2026 14:34
Didukung Sahabatnya Figur Muda Ternama, Rezza Said Mantap Maju ke Musda REI Sulsel
Senin, 07 September 2026 12:03
Bertambah 15.177 KK Tamalate Nikmati Iuran Sampah Gratis, Warga Pilah Sampah dari Rumah
Senin, 07 September 2026 09:05