pelayanan publik

Pimpinan Bawaslu Sulsel Awasi Langsung Jalannya PSU

Minggu, 28 April 2019 00:28 WITA Reporter : Haider
Pimpinan Bawaslu Sulsel Awasi Langsung Jalannya PSU

MAKASSARMETRO– Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulsel Laode Arumahi mengunjungi langsung sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Sulsel.

Laode Arumahi tidak sendiri, Ia bersama 6 pimpinan Bawaslu Sulsel lainnya berbagi tugas untuk monitoring langsung jalannya PSU.

Dari total 91 TPS yang direkomendasi PSU, Ketua Arumahi mendapat bagian monitoring di Kabupaten Barru. Di sana Arumahi mengunjungi 5 TPS, di antaranya, TPS 4 di Desa Lalabata, TPS 11 di Desa Pao Pao dan TPS 3 di Desa Botto Botto.

Sementara, Komisioner Bawaslu Azry Yusuf melakukan monitoring di kabupaten Jeneponto dan Bulukumba. Untuk monitoring PSU di Kabupaten Takalar, ada Komisioner Saiful Jihad bersama sejumlah staf.

Komisioner Asradi dan Amrayadi masing-masing mendapat “jatah” monitoring pengawasan di Tana Toraja dan Soppeng.

Sedangkan Komisioner Adnan Jamal dan Hasmaniar Bachrun masing-masing di Pare-pare dan Maros.

Di Kabupaten Takalar, dari monitoring Komisioner Bawaslu Sulsel Saiful Jihad, Ia menilai tingkat partisipasi masyarakat untuk ke TPS cukup tinggi untuk PSU yang memilih Calon Anggota Legislatif (Provinsi).

“Di TPS 8 Desa Salaka, partisipasi warga tinggi, sampai jam 8 malam tadi saya disana, penghitungan suaranya saja belum selesai,” ungkap Saiful.

Sementara TPS yang hanya melakukan PSU untuk suara Pemilihan Presiden (Pilpres), partisipasi warganya rendah.

“Di Kecamatan Pattallassang misalnya, di TPS 12 kelurahan pattalassang, dari total 262 hanya ada sekitar 30-40 persen warga yang menyalurkan hak pilihnya. Sama juga di TPS 3 yang di pesantren, partisipasi pemilihnya rendah, ada di bawah angka 50 persen,” kata Saiful.

Topik berita Terkait:
  1. Sulsel
Berikan Komentar
Komentar Pembaca