somberena parlementa

Wahab Tahir Minta Pemkot Makassar Ungkap Aktor di Balik Penguasaan Aset Fasum Fasos

Senin, 10 Juni 2019 15:31 WITA Reporter : Haider
Wahab Tahir Minta Pemkot Makassar Ungkap Aktor di Balik Penguasaan Aset Fasum Fasos

MAKASSARMETRO– Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menyebut penguasaan aset fasilitas umum (Fasum) dan fasilitas sosial (Fasos) oleh pihak swasta ada unsur kesengajaan dan data dihilangkan, senin (10/6/19).

Menurut Pj Iqbal Suhaeb, berdasarkan hasil koordinasi terakhir, beberapa aset sudah dikembalikan oleh pihak pengembang dan kini sudah dalam tahap administrasi.

“Aset itu kini sudah ditangani oleh pihak Inspektorat,” kata Pj Iqbal Suhaeb.

Hanya saja kata Iqbal Suhaeb, sampai saat ini masih menunggu kepastian dari tim Inspektorat.

“Kita tunggu kepastian dari Inspektorat,” ungkapnya.

Terkait luasan fasum fasos yang kini diusut, Pj Iqbal Suhaeb kurang mengetahui berapa total luasnya. Namun berdasarkan keterangan Pj Iqbal Suhaeb, ia sempat melihat datanya sebelum masa libur bersama masuk.

“Saya lupa betul, tapi saya pernah lihat, coba tanyakan ke Inspektorat,” kata Iqbal Suhaeb.

Pj Iqbal Suhaeb menilai, bahwa penguasaan aset fasum fasos Pemkot Makassar oleh pihak swasta disebut ada unsur kesengajaan dan datanya sengaja dihilangkan.

Oleh karena itu kata Iqbal Suhaeb penelusuran terhadap sejumlah fasum fasos harus diusut tuntas, apalagi pihaknya sudah bekerjasama dengan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sementara itu Anggota DPRD Makassar, Wahab Tahir, yang juga merupakan Ketua Pansus Fasum Fasos DPRD Makassar, mengatakan, sejumlah aset yang dikuasai oleh pihak swasta merupakan ulah dari oknum pejabat.

“Datanya sengaja dihilang-hilangkan,” kata Wahab Tahir.

Oleh karena itu Dewan Makassar meminta kepada kepada Pemkot Makassar dan KPK untuk mengungkap siapa aktor di balik penguasaan fasum fasos di Kota Makassar dengan harapan selain menyelamatkan aset itu sendiri, para dalang dari semua itu bisa diungkap.

“Kita minta Pemkot Makassar serius dalam kasus ini, apalagi KPK sudah masuk ke dalam, artinya fasum fasos itu milik publik dan harus dikembalikan ke rakyat, fungsi pemerintah dan penegak hukum harus serius dalam menyelesaikannya, kami dari DPRD siap mengawal itu,” tutup Wahab Tahir.

Diketahui sebelumnya, beberapa waktu yang lalu, sebelum masa akhir jabatan Ir. Moh. Ramdhan Pomanto selesai, Danny Pomanto bersama Korsupgah KPK RI yang dipimpin langsung oleh Alamsyah Malik Nasution dan Tim penyelamat aset Kota Makassar melakukan peninjaun titik fasum fasos yang diduga bermasalah.

Topik berita Terkait:
  1. Inspektorat
  2. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca