MAKASSARMETRO, CILEGON – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, H. Ridwan Andi Wittiri, SH, bersama jajaran Komisi XII DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik ke PT Pertamina Fuel Terminal Tanjung Gerem, Provinsi Banten, Rabu (11/03/2026).

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2024-2025 untuk memastikan ketahanan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelang periode mudik Lebaran 1447 H.

Antisipasi Lonjakan Pemudik 2026
Kunjungan ini merupakan langkah proaktif mengingat prediksi pergerakan masyarakat pada tahun ini sangat masif. Berdasarkan data yang dihimpun, arus mudik diperkirakan terbagi dalam dua gelombang utama, yakni 14-15 Maret dan 18-19 Maret 2026.
Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-3 Lebaran (18 Maret 2026) dengan estimasi 143,9 juta orang melakukan pergerakan. Sementara itu, arus balik diproyeksikan terjadi pada 24-25 Maret (Tahap I) dan 26-27 Maret 2026 (Tahap II).
Peringatan Keras Terkait Ketersediaan Stok
Dalam pertemuan tersebut, Ridwan Andi Wittiri memberikan penegakan khusus kepada pihak Pertamina agar penghitungan kebutuhan di lapangan dilakukan dengan akurasi tinggi. Ia menegaskan bahwa kendala distribusi tidak boleh menjadi penghambat bagi masyarakat yang ingin merayakan hari raya di kampung halaman.
“Saya minta ketersediaan BBM dihitung sebaik-baiknya. Jangan sampai masyarakat terganggu perjalanannya hanya karena harus menunggu suplai atau bahkan kehabisan stok di SPBU. Pelayanan harus prima!” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.
Proyeksi dan Langkah Strategis Pertamina
Menanggapi arahan tersebut, pihak Pertamina memproyeksikan adanya kenaikan konsumsi BBM jenis Bensin (Gasoline) seperti Pertalite dan Pertamax hingga 12% dari rata-rata harian normal. Guna mengantisipasi lonjakan tersebut, sejumlah langkah strategis telah disiapkan, di antaranya:
• Aktivasi Satgas RAFI: Menyiagakan Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri untuk memantau pasokan secara real-time.
• Layanan Tambahan: Menyediakan Pertamina Delivery Service (PDS) menggunakan motoris dan penempatan SPBU Modular di titik-titik krusial seperti rest area.
• Koordinasi Lintas Sektor: Bekerja sama dengan pihak Kepolisian untuk memberikan prioritas jalan bagi mobil tangki BBM agar tidak terjebak kemacetan.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memastikan kesiapan infrastruktur energi di wilayah Banten sebagai salah satu jalur utama mudik menuju Sumatera maupun destinasi lainnya, sehingga operasional di lapangan berjalan lancar tanpa kendala pasokan. (*)
Munafri Pastikan Pemkot Hadir untuk Bantu Korban Kebakaran, KORPRI Makassar Bergerak Lewat Donasi
Rabu, 12 Agustus 2026 20:29
Ketua PP Makassar Erwin Hatta Tutup Usia, ARW hingga Danny Pomanto Sampaikan Belasungkawa
Rabu, 12 Agustus 2026 19:35
Pemkot Makassar Tata Ulang Titik Reklame, Target PAD Naik dan Wajah Kota Tetap Estetik
Senin, 10 Agustus 2026 22:03
TDA Makassar Siap Dampingi UMKM Kembangkan Bisnis Pengelolaan Sampah
Senin, 10 Agustus 2026 20:46
Karebosi Disiapkan Jadi Pusat HUT Ke-81 RI, Pemkot Makassar Matangkan Seluruh Persiapan
Minggu, 09 Agustus 2026 08:28
TP PKK Makassar Gelar Kajian Islam, Perkuat Peran Muslimah Bentuk Keluarga Tangguh
Jumat, 07 Agustus 2026 22:27
DLH Makassar Ajak Masyarakat Kepulauan Jaga Keanekaragaman Hayati Pesisir
Kamis, 06 Agustus 2026 22:30