somberena parlementa

Tim Penilai Lomba Kelurahan Terpadu Tingkat Sulsel 2019 Tinjau Buloa

Senin, 08 Juli 2019 17:17 WITA Reporter : Helmy
Tim Penilai Lomba Kelurahan Terpadu Tingkat Sulsel 2019 Tinjau Buloa

MAKASSARMETRO – Warga Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, menerima kunjungan rombongan Tim Penilai Kelurahan Terpadu tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2019, Senin (8/7/2019). Rombongan ini dipimpin Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo.

Dalam sambutannya, mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sulsel ini mengatakan, substansi kompetisi ini yakni implementasi dan implikasi program pemerintah daerah bagi masyarakat.

“Pak gubernur mengingatkan kami agar penilaian Lomba Kelurahan Terpadu betul-betul tepat sasaran, yakni pelaksanaan program pemerintah daerah serta manfaat yang telah dirasakan masyarakat,” ungkap Ashari Fakhsirie Radjamilo.

Hal ini dapat dilihat dari sejumlah indikator penilaian yang telah disiapkan tim. Sedikitnya, ada 23 indikator yang harus dipenuhi Kelurahan Buloa. Namun dia enggan memaparkannya secara rinci.

Dia memaparkan, Kelurahan Buloa merupakan daerah keenam yang telah dinilai tim yang dipimpinnya. Untuk hari ini, Ashari Fakhsirie menyebut akan melanjutkan penilaian di Kabupaten Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba hingga Sinjai.

Nampak pula sejumlah pejabat Pemkot Makassar seperti Sekda Kota Makassar Muhammad Ansar, Staf Ahli Wali Kota Andi Bukti Djufrie, Kepala Disdag Nielma Palamba, Kepala Dinsos Ahmad Namsum, Kepala BPBD Taufiek Rakhman, dan Kabag Pemberdayaan Masyarakat, Rahmat Mappatoba.

Hadir pula Sekretaris DPPKB,m Itha Anwar, Sekretaris DP2 Amaliah Malik, Sekretaris DPPPA Andi Mekkawati, Kabid Kesmas Dinkes Andi Bau Ratna, Camat Tallo Ruly Nurdin, dan Lurah Buloa, Oddang Nai.

Sekretaris Daerah Kota Makassar, Muhammad Ansar dalam sambutannya menyebut apa yang ada di Kelurahan Buloa merupakan hasil kerja keras warga. Pemkot Makassar hanya memfasilitasi sesuai program yang ada di setiap SKPD.

“Inilah hasil kerja warga kami, mohon dimaklumi kalau ada tidak rapi seperti cat dan sejenisnya karena warga yang kerja pak, bukan profesional,” ujarnya.

Dia berharap, Kelurahan Buloa bisa menjadi wakil Sulsel di tingkat nasional. Dengan begitu, Kota Makassar berhasil mempertahankan prestasi di perlombaan serupa.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca