somberena parlementa

Wahab Tahir: Aneh, Parasamya Purnakarya Nugraha Diterima, F8 Mau Dibatalkan

Kamis, 18 Juli 2019 20:30 WITA Reporter : Helmy
Wahab Tahir: Aneh, Parasamya Purnakarya Nugraha Diterima, F8 Mau Dibatalkan

MAKASSARMETRO – Wakil Ketua Komisi A DPRD Makassar, Wahab Tahir menegaskan bahwa perhelatan Makassar International Eight Festival and Forum atau F8 tidak bisa dibatalkan begitu saja Pemkot Makassar.

Dia menyebut, Pemkot Makassar tidak pernah membahas persoalan rencana pembatalan ini ke DPRD Makassar. Wahab Tahir menyatakan, F8 harus terlaksana karena telah dibahas dan dianggarkan dalam APBD.

“Angka anggaran tidak bisa dicoret begitu saja tanpa ada pembahasan dan persetujuan bersama DPRD Makassar. Tidak bisa seperti itu. Ini belum ada masuk penjelasan resmi dari Pemkot Makassar,” kata Wahab Tahir, Kamis (18/7/2019).

Politisi Partai Golkar ini mengatakan bahwa F8 jangan disikapi secara politis, meski melihat dari aspek penyelenggaraan program Pemkot Makassar di tahun anggaran berjalan.

“Ini program pemerintah kota, jangan disikapi secara politis hanya karena pencetusnya adalah wali kota sebelumnya, program pemerintah itu berkelanjutan dan berkesinambungan,” kata dia.

Dia menilai aneh jika penghargaan tertinggi penyelenggaraan pemerintahan daerah, Parasamya Purnakarya Nugraha, diterima oleh Pemkot Makassar setelah Danny Pomanto tidak lagi menjabat. Sedangkan program F8, yang merupakan bagian dari penghargaan ini hendak dibatalkan.

“Parasamya Purnakarya Nugraha itu adalah hasil kinerja Pemkot Makassar 2014-2019 di bawah kepemimpinan Danny Pomanto, itu diterima. Itu penghargaan dari Pemerintah Pusat. Betul F8 juga dicetuskan Danny Pomanto sebagai program yang diakui pemerintah pusat, masuk di agenda Kemenpar, kok mau dibatalkan?,” ujarnya.

Diketahui, Mendagri, Tjahjo Kumolo telah mengumumkan Keputusan Presiden Nomor 26/TK/2019 bahwa Makassar meraih Parasamya Purnakarya Nugraha pada peringatan Hari Otonomi Daerah di Banyuwangi pada 25 April 2019.

Wahab Tahir mengaku tidak segan-segan akan mengambil sikap politis jika F8 betul tidak akan dilaksanakan Pemkot Makassar pada tahun ini.

“Saya akan ambil tindak tegas. Untuk sementara kami menunggu pernyataan resmi serta alasan dari Pemkot Makassar. Yang pasti saya akan tegas mengambil sikap politis saya,” pungkasnya.

Topik berita Terkait:
  1. Event F8
Berikan Komentar
Komentar Pembaca