KIEV, UKRAINE - August 25: Different popular social media icons in a group folder on android smartphone homescreen, in Kiev, Ukraine, on August 25, 2014. 
MAKASSARMETRO – Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio akan membuat dasar hukum untuk pengawasan konten YouTube, Facebook, Netflix, dan sejenisnya.

Kata Agus, pengawasan terhadap media sosial tersebut tidak bertujuan mematikan kreativitas konten kreator.
“Bukan pembuat kontennya, jadi kalau konten kreator enggak akan kami berikan dalam tanda kutip teguran ya seperti yang terjadi di lembaga penyiaran konvensional. Penerapannya itu sangat berbeda nanti. Nah itu tunggu tanggal mainnya, ini kan rahasia kami,” kata Agung dikutip Kompas.com, Jumat (9/8/2019).
Kebijakan ini, kata Agus, untuk melindungi masyarakat Indonesia dari konten-konten yang tidak berkualitas.
“Intinya adalah tentang karakter bangsa. Oleh karena itu maka media baru juga harus diawasi, nah mungkin masyarakat itu atau netizen agak ngeri dengan bahasa pengawasan atau diawasi, karena tentu perlakuannya akan berbeda dengan perlakuan kami terhadap lembaga konvensional,” kata Agung.
Kabar ini tidak disambut baik netizen. Melalui media sosial Twitter, mereka menyuarakan penolakan kabijakan KPI yang akan mengawasi YouTube.
Hingga Jumat malam (9/8/2019), tagar “Kami TOLAK KPI Awasi Youtube tranding di Twitter.
Pemkot Makassar Peduli Sesama Atasi Kekeringan, 1.096 Rit Air Bersih Disalurkan ke Pemukiman Warga
Sabtu, 26 September 2026 08:26
Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi PBG
Jumat, 25 September 2026 15:41
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Kamis, 24 September 2026 19:03
Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja
Rabu, 23 September 2026 12:05
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Bergerak Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat
Selasa, 22 September 2026 21:36
Tak Mau Kebijakan Berbasis Asumsi, Appi Akan Perkuat ASN Makassar dengan Keahlian Statistik
Senin, 21 September 2026 22:03
Munafri Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular melalui Sekolah dan Bank Sampah
Senin, 21 September 2026 22:00
Wali Kota Munafri Dorong Muslimat NU Jadi Penggerak Gerakan Pilah Sampah di Makassar
Minggu, 20 September 2026 20:43