somberena parlementa

Yugo : Event F8 Bukan Politik, Kenapa Dihalangi?

Kamis, 10 Oktober 2019 09:33 WITA Reporter : Makassarmetro
Yugo : Event F8 Bukan Politik, Kenapa Dihalangi?

MAKASSARMETRO – Politisi Makassar Yusuf Gunco menyayangkan sikap Pemerintah Kota Makassar yang berlebih-lebihan memboikot Makassar International Eight Festival & Forum (F8) 2019. Padahal event tersebut tak menggunakan anggaran pemerintah satu persen pun.

“Heranka saya ini pemerintah (Kota Makassar, red) ada orang mau berbuat hiburan rakyat F8, kenapa di halang-halangi. Mau jadi apa ini,”tegas Politisi Partai Berkarya ini.

” Kapan kita mau dewasa membawa Makassar sama menjadi kota besar yang ada di negara kita. Saya akan lawan. Ini bukan Politik. Ini untuk rakyat kota Makassar,”tambahnya.

Menurut Yugo, acara ini diadakan bukan niatnya politik, tapi untuk menghibur masyarakat Sulawesi.

“Uang mu ka? yang di pakai, ini kebenaran, yakin masyarakat berada di belakang kita,”ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua komisi A bidang pemeritahan DPRD kota Makassar Abdul Wahab Tahir sebut, Pj Walikota Makassar kekanak-kanakan.

Pernyataan tersebut keluar, lantara adanya surat imbauan larangan Plt Dinas Pendidikan kota Makassar, terkait mobilisasi guru PAUD untuk tidak terlibat event F8.

“Salah administrasi saja jangan melakukan seperti itu, kalau melakukan seperti itu keliatannya kaya kekanak-kanakan gitu, masa mau dibentur-benturkan antara swasta dan negeri”, ucap Abdul Wahab Tahir, saat ditemui, di Gedung DPRD kota Makassar, jalan A Pettarani, Rabu(9/10/2019).

Lebih lanjut, dia mengatakan, internal pemerintah kota sehingga biarlah itu mejadi kewenangan yang mengatur. Namun demikian, rakyat itu tidak bisa diatur-atur pemerintah.

Ia menyebutkan, negarawan yang hebat itu, adalah negarawan yang bekerja untuk kepentingan rakyat. Pegelaran F8 inikan tujuannya untuk menghibur rakyat, ndak ada persoalan politiknya.

“Dan himbauan itu tidak mengikat, buktinya saya akan datang, keseluruh saya miliki saya akan datangkan ke F8”, tutur legislatif dari Partai Golkar. (**)

Topik berita Terkait:
  1. F8
Berikan Komentar
Komentar Pembaca