somberena parlementa

Paparkan Visi Misi, DP: Semua Terukur, Bukan Piti Kana-kanai

Minggu, 02 Februari 2020 21:57 WITA Reporter : Makassarmetro
Paparkan Visi Misi, DP: Semua Terukur, Bukan Piti Kana-kanai

MAKASSARMETRO – Bakal calon Walikota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto (DP) secara terbuka menyampaikan visi misi dalam menghadapi Pemilihan Walikota Makassar 2020, Ahad malam (2/2/2020).

Di hadapan hadirin masyarakat yang hadir di DP Hall, Jalan Amirullah, Kota Makassar, yang terdiri tamu undangan, loyalis, simpatisan, ormas,Ketua RT, Ketua RW, LPM dan Penasehat Walikota, Danny menjelaskan visi dan misinya yang terangkum dalam Format MasaDPan Kota Makassar.

“Visi saya ingin melakukan percepatan dalam rangka mewujudkan Makassar Kota Dunia yang sombere and pelayanan yang smart kepada rakyat. Ini dulu pernah kita capai,”ungkap Danny Pomanto.

Politikus Partai NasDem yang juga mantan Walikota Makassar periode 2014-2019 ini menggunakan Makassar Tetap Dua Kali Tambah Baik sebagai taglinenya.

“Kenapa tetap dua kali tambah baik? Karena sudah hari ini harus lebih baik dari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini. Visi misi yang akan saya jelaskan, kita akan rembukkan bersama masyarakat. Karena saya yakin Pilkada adalah pertarungan gagasan untuk kebaikan bersama,” jelas Danny yang disambut riuh teriakan “Oppoki” dari hadirin.

Danny menegaskan bahwa visi misinya merupakan hal yang sifatnya dapat diukur, baik oleh rakyat maupun sistem pemerintahan

“Ini negara, bukan film kartun, kalau janji itu harus terukur, bukan piti kana-kanai (asal omong),” sambung Danny Pomanto.

Adapun visi misi Danny Pomanto yang berhasil dirangkum sebagai berikut:

1.Revolusi SDM dan percepatan reformasi birokrasi.

A. Revolusi pendidikan

B. Perkuatan keimanan ummat

C. 1000 beasiswa “anak lorong berprestasi”

D. 10.000 skill training gratis

E. Percepatan tata pemerintahan “Sombere and Smart” bebas indikasi korupsi.

F. PAD minimal Rp. 2 trilyun

G. Insentif kinerja RTRW rp. 2 juta, penguatan fungsi RT dan RW, Penasehat Walikota dan LPM.

H. Kelurahan jadi menjadi pusat pelayanan publik.

2. Rekonstruksi ekonomi, sosial dan budaya

A. Penyediaan dan kebudayaan akses 100.000 peluang kerja dan bisnis baru.

B. Penataan kembali sistem bumd dan pembentukan Makassar oncoorporated.

C. Pembuatan Omnibus (Makassar Kota dunia ).

D. Pembentukan badan usaha kecamatan dengan penguatan BULo (Badan Usaha Lorong)

E. Percepatan program Jagai Anakta dan Smart Millenia

F. Peningkatan mitigasi dan kepedulian sosial.

G. Pembenahan total destinasi budaya dan sejarah.

H. Penguatan city banding dan peningkatan festival dan MICE bulanan dalam skala nasional dan internasional.

3. Restorasi ruang kota

A. Penataan kembali sistem persampahan

B. Pembenahan total sistem penanganan kemacetan dan banjir

C. Pembangunan waterfront city berbasis mitigasi dan adaptasi lingkungan

D. Peningkatan jalur pedestrian dan koridor hijau kita

E. Peningkatan lorong garden dan pembentukan 5000 lorong wisata

F. Percepatan pembangunan sistem sombere and smart city

G. Percepatan makassar menjadi liveable city dan resilient city

H. Pembangunan New Balaikota.
 

Berikan Komentar
Komentar Pembaca