somberena parlementa

Ricuh, Kongres PAN Diwarnai Baku Lempar Kursi

Selasa, 11 Februari 2020 16:18 WITA Reporter : Makassarmetro
Ricuh, Kongres PAN Diwarnai Baku Lempar Kursi

MAKASSARMETRO, Kendari – Kongres V Partai Amanat Nasional (PAN) yang berlangsung ricuh, Selasa (11/2/2020), di Hotel Claro Kendari, Sulawesi Tenggara.

Kericuhan terjadi saat Rapat Pleno I pembahasan tata tertib. Sempat terjadi baku lempar kursi saat sidang berlangsung. Beruntung aksi lempar kursi tidak berlangsung lama, pasalnya aparat kepolisian yang berjaga langsung menghentikannya.

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan didampingi Ketua Panitia Kongres meminta kader yang berada di ruang sidang utama untuk kembali tenang dan meminta mereka untuk duduk kembali.

“Saudaraku, Zulhas di sini. Saudaraku duduk di kursi masing-masing. Lempar-lempar setop, cukup-cukup. Ambil tempat duduk masing-masing,” kata Zulkifli Hasan.

Meski situasi kembali kondusif, namun teriakan para pendukung calon ketua umum PAN 2020-2025 masih terdengar. Santer tersiar kabar ada empat nama yang bakal diprediksi untuk maju sebagai calon ketua umum, mereka Zulkifli Hasan, Mulfachri Harahap, Drajad Wibowo, dan Asman Abnur.

Berdasarkan informasi yang diterima, penyebab insiden ini fisebut dari kader yang tidak mendapatkan kartu peserta kongres.

Sehari sebelumnya, Senin kemarin (11/2/2020), kericuhan juga sempat terjadi saat proses registrasi peserta kongres V PAN sekitar pukul 14.45 wita . Sejumlah orang tanpa mengenakan pakaian beratribut PAN meminta agar proses registrasi ditutup.

Mereka berdalih telah melampaui batas waktu. Menurut mereka waktu registrasi peserta mulai pukul 8 sampai 12 Wita. Ancaman pemboikotan Kongres V sempat terlontar dari mereka jika registrasi masih berlangsung.

Situasi semakin tidak kondusif. Aksi saling dorong pun tak terhindarkan

Berikan Komentar
Komentar Pembaca