Ilustrasi. MAKASSARMETRO – Ditengah pandemi Covid-19, PBB Kota Makassar mampu mencapai Rp145,4. Ada penambahan Rp6 miliar dibandingkan tahun lalu yang capaiannya hanya Rp139 miliar.

Kepala UPTD PBB Bapenda Kota Makassar, Adriyanto mengatakan, realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Makassar hingga batas akhir pembayaran 30 September mencapai Rp145,4 miliar atau 108,57%. Jumlah itu mengalami over target sekitar Rp11,4 miliar.

“Target kita tahun ini kan Rp134 miliar, realisasinya sudah Rp145,4 miliar jadi kita sudah over Rp11,4 miliar,” kata Adriyanto, Sabtu (3/10/2020).
Berdasarkan data dari 15 kecamatan, masih ada empat kecamatan yang realisasinya belum mencapai target. Di antaranya, Tamalate, Manggala, Rappocini, dan Mariso. Meski begitu realisasinya sudah di atas 70%.
Sedangkan sebelas kecamatan lainnya mengalami over target. Realisasinya rata-rata di atas 110%. Paling tinggi Kecamatan Bontoala, realisasinya 161% atau Rp4,3 miliar dari target Rp2,6 miliar.
Selanjutnya, Kecamatan Ujung Tanah 160,13% atau Rp1,09 miliar dari target Rp682 juta. Kecamatan Wajo 159% atau Rp9,5 miliar dari target Rp5,9 miliar. Serta Kecamatan Tallo 149% atau Rp7,6 miliar dari target Rp5,1 miliar.
Kecamatan Makassar 146% atau Rp6,9 miliar dari target Rp4,7 miliar. Kecamatan Ujung Pandang 133% atau Rp13,4 miliar dari target Rp10,1 miliar. Kecamatan Mamajang 114% atau Rp4,1 miliar dari target Rp3,5 miliar.
Kecamatan Tamalanrea 114,77% atau Rp18 miliar dari target Rp15,7 miliar. Kecamatan Biringkanayya 114,11% atau Rp15,2 miliar dari target Rp13,3 miliar. Kecamatan Sangkarrang 103% atau Rp51,7 juta dari target Rp50 juta.
Kecamatan Panakkukang 101% atau Rp23,9 miliar dari target Rp23,5 mlliliar. Sedangkan, empat kecamatan lain belum mencapai target. Seperti, Kecamatan Mariso realisasinya baru 94,9% atau Rp4,2 miliar dari target Rp4,4 miliar.
Kecamatan Rappocini 89,52% atau Rp13,2 miliar dari target Rp14,8 miliar. Kecamatan Manggala 88,84% atau Rp4,2 miliar dari target Rp4,7 miliar, dan Kecamatan Tamalate 73,86% atau Rp15 miliar dari target Rp20,3 miliar.
“Sementara, daerah pelabuhan realisasinya Rp4,1 miliar dari target Rp3,9 miliar. “Potensi kita masih ada Rp15 miliar sampai Rp20 miliar,” tuturnya.
Sekretaris Bapenda Kota Makassar, Ibrahim Akkas Mula mengatakan, realisasi penerimaan PBB cukup mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). Apalagi di tengah pandemi seperti ini, PBB salah satu jenis pajak yang tak berdampak.
“PBB ini cukup membantu kita meningkatkan PAD. Jadi kita sangat terbantu. Beda dengan hotel dan hiburan itu sulit kita berharap karena paling terdampak pandemi,” paparnya. (*)
Pemkot Makassar Bantah Informasi Liar Terkait Isu Rp10 Miliar Makan dan Minum
Sabtu, 16 Mei 2026 22:07
Munafri Paparkan Peran Makassar Creative Hub sebagai Penguat Ekosistem Industri Kreatif di MIWF 2026
Sabtu, 16 Mei 2026 21:40
Pemkot Makassar Perkuat Dukungan MIWF 2026, Wujudkan Kolaborasi Global dan Ekosistem Sastra Inklusif
Jumat, 15 Mei 2026 19:29
Pemkot Makassar Perdana Terlibat, Munafru: MIWF 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Kreatif Global
Selasa, 12 Mei 2026 16:53
Disetujui Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Makassar Berlanjut
Selasa, 12 Mei 2026 16:39
Korban Geng Motor di Ablam Dirawat GRATIS di RS Daya, Pemkot Makassar Tanggung Biaya
Senin, 11 Mei 2026 23:08
Wali Kota Makassar Terima Penghargaan Paritrana Award, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan
Sabtu, 09 Mei 2026 00:04
“Dari Literasi ke Aksi”, Pemkot Makassar Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Akses Keuangan Nyata
Kamis, 07 Mei 2026 20:44