
MAKASSARMETRO – TBM Calcaneus Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin selalu memperingati ulang tahunnya dengan konsep yang berbeda.

Tahun ini, TBM Calcaneus Fakultas kedokteran melakukan kegiatan yang diberi nama EKSPEDISI SULAWESI SELATAN untuk menjangkau 28 Puskesmas di 7 kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan
Ekspedisi ini dilakukan sebagai bentuk pengandian di mana saar pandemi Covid-19 khususnya di Sulsel, jumlah kasus secara statistik selalu meningkat.
Hasil survey dan analisis data bahwa hampir 55% pasien covid sulawesi selatan identifikasi awal melalui screening di layanan primer.
Ketua TBM Calcaneus 2019/2020, Sahrul Fajar Perdana mengatakan, regenerasi dan revolusi fungsi dan tugas mahasiswa harus diperluas lingkupnya.
“Terutama pengabdian, bersama dalam suka duka, berjuang dalam kesusahan menjadika solidaritas tinggi untuk citra yang lebih baik. Dengan Persaudaraan , demi Kamanusiaan dan jayalah TBM,” katanya.
Giat ini sekaligus menjalin silatuhrahmi dengan layanan primer. Memberikan bantuan donasi dalam bentuk APD dan alat kesehatan lainnya.
“Bulukumba,Sinjai, Bone, Wajo, Sidrap, Barru dan Pangkep,”ungkapnya.
Ke-7 kabupaten ini di pilih dengan pertimbangan, lanjutnya, statistik angka kejadian covid Sulawesi Selatan, lokasi berurutan, Informasi hasil survey “keadaan puskesmas dalam menghadapi covid”.
“Kami ambil dari sumber dana keorganisasian TBM CALCANEUS FK UNHAS. Dana Kemahasiswaan Fakultas kedokteran Universitas Hasanuddin dan Donasi. Saya berharap kedepannya kegiatan ini sebisa mungkin sering dilakukan. Mengingat tridharma perguruan tinggi untuk selalu mengabdi kepada masyarakat dan meningkatkan jiwa pengabdian mahasiswa,” papar dia.
Diketahui, pada kejadian di lapangan, lanjutnya, mirisnya ketersediaan APD di tingkat layanan primer, beberapa puskesmas pun harus menggunakan kembali APD.
Kata dia, handscoone pun yang harusnya sekali pakai harus dipakai 5 hingga10 kali. Sehingga ada perhatian pemerintah tingkat daerah bahkan pemerintah pusat.
“Susah dan ribetnya mekanisme pengadaan logistik medis bagi layanan primer, sehingga beberapa tenanga kesehatab harus membeli secara pribadi,”tambah Sahrul Fajar Perdana.
Terpisah, Dekan Fakultas Kedokteran Prof. Budu, Unhas menyampaikan, selaras dengan prinsip “From digital to humanism” , kepedulian sesama terutama dalam lingkup kesehatan. Hal itu menjadikan mahasiswa mengenal lebih aktual.
“Keadaan di masyarakat tsrutama di tingkat layanan primer. Apresiasi besar dari kami kegiatan kegiatan mahasiswa untuk terus memberikan dampak yang baik untuk masyarakat,”ujarnya.
Sementara Wakil Dekan bidang kemahasiswaan Alumni dan Kemitraan FK Unhas, Firdaus Hamid mengatakan , citra mahasiswa sebagai suara masyarakat sangat terlihat dalam kinerja ekspedisi sulawesi selatan yang di adakan tbm ini.
“Menjadi akutualisasi nilai tridharma perguruan tinggi dan menjadi bukti nyata, bahwa kepedulian harus di bangun bersama,”pungkasnya. (**)
Target 12.000 Pelari, Wali Kota Appi Target Makassar Half Marathon 2027 Menuju Level Internasional
Minggu, 01 November 2026 20:06
DPRD Makassar Minta KDKMP Tak Geser UMKM, Evaluasi Manfaat Jadi Sorotan
Kamis, 29 Oktober 2026 20:49
Ketua Fraksi PKB DPRD Makassar Ajak Anak Muda Akhiri Perang Kelompok
Kamis, 29 Oktober 2026 20:13
DPRD Makassar Dorong Percepatan Stadion Untia, Pastikan Target 2027
Selasa, 27 Oktober 2026 13:58
DPRD Makassar Bidik Regulasi Bantuan Hukum, Warga Miskin Tak Boleh Kalah karena Biaya
Selasa, 27 Oktober 2026 12:54
Matangkan Agenda HUT Makassar, Sekwan Andi Rahmat Mappatoba Perkuat Koordinasi
Senin, 26 Oktober 2026 17:52
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
DPRD Makassar Tak Mau Parkir Terus Bermasalah, Jukir hingga Kebocoran Jadi Bidikan
Senin, 26 Oktober 2026 12:52