MAKASSARMETRO – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara serentak tuntas terselenggara, Rabu (9/12/2020). Hasil hitung cepat atau quick count dari 12 kabupaten/kota di provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan bahwa pemenang pilkada didominasi pasangan petahana atau incumbent.

Direktur Eksekutif Skala Survei Indonesia (SSI), Abdul Hakim, mengungkapkan, kemenangan petahana pada pilkada ada beberapa faktor.
Misalnya, memiliki waktu yang panjang dalam melakukan kampanye, yakni selama lima tahun atau sewaktu dia menjabat sebagai kepala daerah. Sementara bagi calon nonpetahana hanya memiliki waktu singkat dalam kampanye.

“Calon nonpetahana pada umumnya hanya memiliki waktu satu atau dua tahun bahkan mereka pendekatan kepada wilayahnya sampai lima bulan untuk menyampaikan program-programnya,” kata Abdul Hakim mengutip Merdeka, Kamis (10/12/2020).
Keuntungan lain petahana lebih sulit dikalahkan di wilayah yang memiliki jumlah pemilih besar. “Dari hasil penelitian menunjukan semakin besar jumlah pemilih semakin sulit petahan dikalahkan. Sebaliknya, semakin sedikit jumlah pemilih, semakin mudah petahana dikalahkan,” bebernya.
Dalam hasil quick count menyatakan calon yang terpilih sebagai berikut.
SK Jangan Disekolahkan, Pesan Wali Kota Saat Lantik 167 PNS Pemkot Makassar
Rabu, 03 Juni 2026 21:55
Pertamina Sesuaikan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juni 2026, Ini Rinciannya
Senin, 01 Juni 2026 23:37
Hari Lahir Pancasila, Munafri-Aliyah Ajak Warga Makassar Hidupkan Nilai Kebangsaan
Senin, 01 Juni 2026 20:19
Makassar Half Marathon 2026 Dongkrak Ekonomi Kota, Hotel hingga UMKM Kebanjiran Rezeki
Minggu, 31 Mei 2026 21:32
Wali Kota Makassar Ikut Finish Bersama Ribuan Runners 10K MHM 2026
Sabtu, 30 Mei 2026 21:24
MHM 2026 Hidupkan Perputaran Ekonomi dan Support UMKM di Makassar
Sabtu, 30 Mei 2026 20:03
Iduladha 2026, Pemkot Makassar Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat dan Cleaning Service
Kamis, 28 Mei 2026 18:14