Pasca Pilkada Makassar, Lurah Kassi-Kassi Main Pecat Ketua RT Pendukung ADAMA’

Sabtu, 12 Desember 2020 21:33 WITA Reporter : Makassarmetro
Pasca Pilkada Makassar, Lurah Kassi-Kassi Main Pecat Ketua RT Pendukung ADAMA’

MAKASSARMETRO – Perlakuan tidak mengenakkan dialami salah satu ketua RT di Kelurahan Kassi-Kassi, Kelurahan Rappocini, Kota Makassar. Diduga imbas sikap dan pilihan politiknya pada gelaran Pilkada Makassar 2020, yang bersangkutan diberhentikan dari jabatannya.

Ketua RT tersebut adalah Syahrir Nyarrang. Pendukung Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma). Surat pemberhentian yang beredar, dikeluarkan per tanggal 11 Desember dengan tembusan Pj Wali Kota Makassar ditandatangani oleh Lurah Kassi-Kassi, Nurdado P.

Dalam surat itu, alasan pemberhentian Syahrir sebagai Ketua Ketua RT 009/RW 010 berdasarkan pertimbangan dalam setahun terakhir tidak melakukan kinerjanya secara baik dan melanggar etika-etika organisasi. Namun, melihat ke belakang, pemberhentian ini sepertinya ada kaitannya dengan Pilkada Makassar.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan lebih lanjut Lurah Kassi-Kassi mengenai surat yang beredar tersebut. Termasuk apa dasar sehingga berani melakukan pemecatan. Padahal ketua RT/RW itu dipilih langsung oleh masyarakat.

Pada akhir Oktober lalu, Syahrir kepada media blak-blakan tentang insentifnya yang “disunat” karena dukungannya kepada kandidat wali kota dan wakil wali kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi.

“Beberapa teman-teman diturunkan insentifnya karena sudah terbaca mendukung ADAMA’ (akronim Danny-Fatma),” ujar Syahrir kala itu.

Syahrir mengaku, kebijakan penurunan insentif bukan berdasar pada basis kinerja, tetapi sarat kepentingan politik. “Karena tugas saya tetap saya jalankan yakni sembilan indikator itu, tapi Pak Lurah turunkan insentif saya,” ucap Syahrir.

Mirisnya, dengan kinerja yang sama dengan Syahrir, ketua RT yang sejalan dengan Lurah Kassi-Kassi, justru mendapat perlakuan istimewa. “Ada juga RT/RW yang dukung paslon lain, kok, insentifnya tidak terganggu,” kata Syahrir. (*)

Topik berita Terkait:
  1. Pilkada Makassar 2020
Berikan Komentar
Komentar Pembaca