Andai Makassar PSBB Lagi, Dewan Minta Pemkot Punya Persiapan Lebih Matang

Sabtu, 09 Januari 2021 12:57 WITA Reporter : Makassarmetro
Andai Makassar PSBB Lagi, Dewan Minta Pemkot Punya Persiapan Lebih Matang Mario David.

MAKASSARMETRO – DPRD Makassar meminta Pemkot Makassar lebih matang dalam mempersiapkan segala kebutuhan masyarakat sebelum pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sebab, dana Biaya Tak Terduga (BTT) di Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) sudah disiapkan.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kota Makassar, Mario David, Jumat (8/1/2021).

“Pemerintah harus siap, bagaimana dana hibah untuk industri, relaksasi pajak, dan masyarakat disiapkan untuk kota. Kan, ada dana BTT kita ada Rp20 miliar untuk menyiapkan sarana prasarana hidup. Paket sembako. Itu yg harus disiapkan pemerintah sebelum memulai. Belajar dari pengalaman tahun lalu. Anggaran sudah ada di BPKD,” beber Mario.

Menurut Mario, kebijakan pemerintah pusat sangat relevan di tengah meningkatnya kasus COVID-19, termasuk Kota Makassar yang naiknya sangat signifikan pada 2021 ini. Selain itu, dia menilai langkah PSBB juga sangat efektif dalam memerangi sekaitan dengan banyaknya propaganda-propaganda negatif perihal vaksin.

“Kalau saya melihat kalau dari pemerintah pusat memang data kita meningkat, perlu direm. Kemudian saya melihat ada propaganda bisa dari kelompok-kelompok tertentu untuk tidak kita laksanakan vaksinasi secara nasional penolakan vaksin,” katanya.

Kendati begitu, dirinya berharap tidak berharap ada PSBB lagi, supaya ekonomi berputar, kehidupan masyarakat bisa normal dengan new normalnya. Namun, meski PSBB diberlakukan usaha, industri seperti hotel mesti mendapatkan dana hibah dan kelonggaran relaksasi pajak, serta untuk masyarakat disiapkan sembako.

“Cuma harapan tadi, pihak hotel mendapatkan dana hibah, industri lain mendapatkan kelonggaran reloksasi pajak dan lain-lain. Ada subsidi dan tentunya masyarakat disiapkan sembakonya dan macam-macam,” tutur Mario.

Diketahui Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh gubernur di Indonesia untuk menerapkan PSBB secara ketat di daerahnya. Instruksi Jokowi itu karena angka kasus COVID-19 di Indonesia meningkat secara signifikan. (*)

Berikan Komentar
Komentar Pembaca