Awan Cumulonimbus Ancam Penerbangan di Berbagai Daerah, Termasuk di Sulsel

Senin, 11 Januari 2021 12:04 WITA Reporter : Makassarmetro
Awan Cumulonimbus Ancam Penerbangan di Berbagai Daerah, Termasuk di Sulsel Ilustrasi.

MAKASSARMETRO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awan cumulonimbus (CB) yang membahayakan penerbangan akan muncul di sejumlah wilayah. Salah satunya di Sulawesi Selatan.

“Berdasarkan analisis dan prediksi BMKG yang disampaikan Desember lalu dan selalu diperbarui hingga Januari 2021, secara umum masih berpotensi tinggi terjadinya pembentukan awan CB yang dapat membahayakan penerbangan,” kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Senin (11/1/2021).

Deputi bidang Meteorologi, Guswanto, menjelaskan potensi pembentukan awan CB itu terutama di Wilayah Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan.

Kondisi yang sama juga berpotensi terjadi di Laut Natuna, Selat Karimata, Laut Jawa, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Samudra Hindia Selatan Jawa, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Papua.

“BMKG terus mengimbau masyarakat dan semua pihak yang terkait dengan sektor transportasi, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca signifikan atau potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi di puncak musim hujan ini, demi mewujudkan keselamatan dalam layanan penerbangan,” beber Guswanto.

Demi mempercepat dan memperluas layanan informasi cuaca penerbangan, sejak 2018 BMKG menyampaikan update informasi prakiraan cuaca di seluruh bandara melalui aplikasi Mobile Phone Info BMKG, juga melalui layar-layar display cuaca di seluruh bandara.

Informasi dalam aplikasi Info BMKG itu meliputi informasi cuaca setiap jam hingga prediksi kondisi cuaca untuk empat jam ke depan.

Sementara itu, informasi prakiraan dan peringatan dici Cuaca untuk area maupun rute penerbangan seperti SIGWX (Significant weather Chart) dan SIGMET (Significant Meteorological Information) dapat diakses dalam laman aviation.bmkg.go.id. (*)

Topik berita Terkait:
  1. BMKG
Berikan Komentar
Komentar Pembaca