DPRD Makassar Rencana Susun Ranperda Kota Tua

Rabu, 13 Januari 2021 13:41 WITA Reporter : Makassarmetro
DPRD Makassar Rencana Susun Ranperda Kota Tua Kantor DPRD Kota Makassar.

MAKASSARMETRO – DPRD Kota Makassar berencana menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) baru tentang Penetapan Kota Tua. Hal ini demi melindungi aset sejarah Kota Makassar.

Ketua Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir, mengatakan gedung-gedung tua bersama cagar budaya merupakan aset sejarah yang harus dijaga.

Atas hal itu, dianggap perlu untuk membuat landasan hukumnya. Cukup banyak aset sejarah yang rusak sehingga jumlahnya saat ini semakin berkurang.

“Penetapan kota tua ini dalam rangka menyelamatkan cagar budaya. Kita lihat gedung-gedung tua ini, tidak terlindungi, orang-orang bebas mau bangun ini itu, dia gusur gedung-gedung padahal ini aset sejarah,” kata Wahab dikutip dari Sindonews, Rabu (13/1/2021).

Wahab mengatakan, penetapan Ranperda tentang Kota Tua ini setidaknya mempertimbangkan dua versi peninggalan, yaitu berkaitan dengan Belanda dan Kerajaan Gowa-Tallo.

Rencananya wilayah itu mencakup sebagian besar barat kota. Untuk versi Gedung Belanda mencakup pusat kota menuju barat hingga Kecamatan Mariso. Lalu, batas utara mencakup Jalan Sulawesi, Kelurahan Pattunuang, dan selatan mencapai Mattoanging.

Sementara versi Gowa-Tallo mencakup wilayah yang lebih luas yaitu dari Sungai Tallo hingga Je’ne Berang.

Wahab mengatakan, esensi dari penetapan Ranperda ini agar bangunan-bangunan tua dan kawasan sejarah dapat terlindungi.

Masyarakat yang ingin membangun di kawasan sejarah setidaknya akan dikenakan izin khusus untuk membatasi pembangunan. (*)

Topik berita Terkait:
  1. DPRD Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca