MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Proses lelang sejumlah proyek di lingkup Pemprov Sulsel, tak dapat dimungkiri juga ikut dinikmati segelintir okum pegawai di instansi pemerintahan. Mereka ikut keciprat pemberian dari sejumlah kontraktor.

Hal itu terungkap dari pengakuan Sari Pudjiastuti (SP) saat menjadi saksi persidangan lanjutan Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah (NA), di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Kamis (7/10/2021).

Mantan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Pemprov Sulsel itu, telah menerima uang ratusan juta dari sejumlah kontraktor. Katanya, segepok uang itu sebagai ucapan terima kasih telah memenangkan lelang.
Di hadapan majelis hakim, Sari mengaku telah mengambil jatahnya, uang itu selanjutnya ia serahkan ke anggota Pokja untuk dibagi-bagikan. Di antaranya pemberian Hj. Indar Rp125 juta, dibagikan ke Pokja 2 sebesar Rp75 juta dan Rp50 juta lagi diambil Sari.
Selanjutnya, uang dari H. Kemal sebesar Rp125 juta, juga diserahkan ke Pokja 2 sebesar Rp75 juta, dan Rp50 juta lagi juga diambil Sari.
Selain itu, ada juga pemberian dari Agung Sucipto sebesar Rp60 juta. Sari mengambil Rp25 juta dan Rp35 juta diserahkan ke Pokja 7. Pemberian Rp100 juta juga mengalir dari H. Momo ke tangan Sari yang masing-masing diambil Sari Rp35 juta dan Pokja 2 menerima Rp65 juta.
“Saya memang menerima, tapi saya tidak pernah meminta kepada para kontraktor, Pak Hakim. Uang itu ucapan terima kasih setelah mereka memenangkan tender,” ucap Sari menjawab pertanyaan Hakim Ketua, Ibrahim Palino.
Hanya, pemberian dari para kontraktor tersebut, selama ini tak diketahui Nurdin Abdullah selaku atasan Sari.
Selain Sari, juga ikut memberikan kesaksian siang tadi, antara lain, ajudan NA, Syamsul Bahri dan Muh. Salman Natsir.
Syamsul yang memberikan keterangan, mengaku mengenal dan menjadi ajudan NA sejak di Bantaeng hingga menjabat Gubernur Sulsel.
Menjawab pertanyaan JPU seputar kegiatan NA di Kawasan Kuliner Lego-Lego pada 26 Februari 2021, Syamsul menyebut itu hanya kunjungan biasa dengan masyarakat dan tidak ada pertemuan khusus, termasuk dengan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel, Edy Rahmat.
“Saat mendampingi NA malam itu, memang tidak ada rencana pertemuan dan komunikasi dengan Edy Rahmat. Biasanya, Pak NA didampingi Edy Rahmat kalau ada peninjauan jalan,” ucapnya. (*)
Target 12.000 Pelari, Wali Kota Appi Target Makassar Half Marathon 2027 Menuju Level Internasional
Minggu, 01 November 2026 20:06
DPRD Makassar Minta KDKMP Tak Geser UMKM, Evaluasi Manfaat Jadi Sorotan
Kamis, 29 Oktober 2026 20:49
Ketua Fraksi PKB DPRD Makassar Ajak Anak Muda Akhiri Perang Kelompok
Kamis, 29 Oktober 2026 20:13
DPRD Makassar Dorong Percepatan Stadion Untia, Pastikan Target 2027
Selasa, 27 Oktober 2026 13:58
DPRD Makassar Bidik Regulasi Bantuan Hukum, Warga Miskin Tak Boleh Kalah karena Biaya
Selasa, 27 Oktober 2026 12:54
Matangkan Agenda HUT Makassar, Sekwan Andi Rahmat Mappatoba Perkuat Koordinasi
Senin, 26 Oktober 2026 17:52
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
DPRD Makassar Tak Mau Parkir Terus Bermasalah, Jukir hingga Kebocoran Jadi Bidikan
Senin, 26 Oktober 2026 12:52