Pekan Kreativitas Mahasiswa dilakukan mahasiswa UMI di SD Inpress Tamamaung pada Rabu (07/09/2022)/Ist MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Salah satu kegiatan penting yang dikuti oleh mahasiswa UMI adalah Pekan Kretaivitas Mahasiswa. Kegiatan itu diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, riset dan Teknologi Kemendikbud Ristek RI.

Pekan Kreativitas Mahasiswa memandu mahasiswa untuk menjadi kreatif, inovatif, dan objek kooperatif dalam membangun keragaman intelektual. Juga membantu masyarakat sasaran atau mitra dalam bentuk penerapan inovasi media edukatif digital agent ecobrick. Kali ini dilaksanakan di SD Inpress Tamamaung pada Rabu (07/09/2022).

Adapun Tim Program Kreativitas Mahasiswa skema Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) UMI yang terdiri dari Andi Syahrizal Al-Azara sebagai Ketua Tim, Nadya Salsabilah, Eka Arman sebagai anggota tim merupakan mahasiswa yang berasal dari Program Studi Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM). Kemudian Risda Yanti sebagai anggota tim yang berasal dari Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Sastra UMI.
Kegiatan PKM didampingi oleh St. Hajrah Mansyur selaku Dosen Program Studi Sistem Informasi FIKOM UMI. Adapun dengan judul “INOVASI MEDIA EDUKATIF DIGITAL AGENT ECOBRICK PADA SISWA SD INPRES TAMAMAUNG 2 MAKASSAR DALAM PENGOLAHAN CRAFTMANSHIP LIMBAH PLASTIK BERBASIS MOBILE”.
Menurut Ketua Tim, Andi Syahrizal Al Azara, kegiatan pengabdian ini dirangkaian pendampingan dan evaluasi tingkat pemahaman mitra.
“Jadi itu dalam pengolahan pembuatan produk craftmanship ecobrick dan penggunaan aplikasi ecobrickschool.app,” ucapnya.
Pada sesi akhir kegiatan, tim pelaksana melakukan evaluasi tingkat pemahaman siswa dengan memanfaatkan fitur kuiz yang terdapat pada aplikasi ecobrickschool.app yang menghasilkan 10 orang siswa sebagai agent ecobrick berdasarkan hasil skor tertinggi pada aplikasi tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dimulai pada bulan Agustus sampai September 2022 yang melibatkan 3 orang Guru dan 21 siswa kelas 5 sekolah dasar pada SD Inpres Tamamaung 2 Makassar.
“Adapun luaran yang dihasilkan dalam kegiatan PKM yaitu aplikasi ecobrickschool.app, produk craftmanship ecobrick terdiri dari 1 buah kursi, 1 buah meja, 1 buah rak sepatu dan 2 buah rak bunga, dan 2 buah buku pedoman mitra dalam pengolahan dan pembuatan produk craftmanship ecobrick,” sambung Andi.
Kegitan ini disambut dengan baik oleh guru dan siswa. Menurut Nurbaya sebagai wali kelas 5 yang ikut mengapresiasi kegiatan ini.
“Sebab telah memberikan pembelajaran penerapan teknologi tepat guna (TTG) dalam pengolahan limbah sampah plastik menjadi ecobrick yang bermanfaat bagi peserta didik dan masyaraka,” ujarnya.
Berdasarkan hasil kegiatan PKM, tim PKM berharap aplikasi ecobrickschool.app dapat diterapkan di sekolah tingkat sekolah dasar sebagai media edukasi untuk menjadikan peserta didik sebagai agent ecobrick atau genarasi yang peduli dan berbudaya lingkungan. Tujuannya, mendukung dan mewujudkan sumberdaya di sekitar sekolah terdidik melek terhadap perkembangan sosial, ekonomi, lingkungan dan teknologi dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. (*)
Kategori Tertinggi EPPD, Appi Beber Kunci Sukses Makassar Raih Kinerja Terbaik dari Kemendagri
Rabu, 29 April 2026 19:19
Kota Makassar Kian Menggeliat, Mal Ratu Indah Dikembangkan Jadi Kawasan Mixed-Use Modern
Rabu, 29 April 2026 19:14
Di Hari Otda 2026, Kota Makassar Sabet Penghargaan Nasional Kinerja Pemerintahan Terbaik
Senin, 27 April 2026 21:07
Wali Kota Munafri Gowes Bareng SKPD Tinjau Jumat Bersih di Dua Kecamatan
Jumat, 24 April 2026 20:38
Bongkar Mandiri Lapak di Kawasan SMKN 4 Bontoala, Pemkot Makassar Siapkan KUR untuk PKL Terdampak
Kamis, 23 April 2026 19:32
Gebrakan Munafri: Pangkas Perjalanan Dinas Rp60 Miliar, dan Setop Pengadaan Randis Baru
Kamis, 23 April 2026 11:02