MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Kota Makassar terus berupaya meningkatkan minat baca dan literasi anak melalui berbagai program dan inovasi dari Dinas Perpustakaan.

Salah satu program unggulan adalah Dongkel (Dongeng Keliling with Mobile Library) yang telah berjalan sejak 2016. Dongkel merupakan layanan perpustakaan keliling yang mengunjungi sekolah-sekolah dan ruang publik dengan menghadirkan dongeng untuk menarik minat baca anak-anak.

Inovasi ini bahkan meraih penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) RI pada 2017.
Pada masa pandemi COVID-19 yang membatasi kegiatan tatap muka, Dongkel kemudian bertransformasi menjadi Dongkelor (Dongeng Keliling Online dari Rumah).
Tayang perdana daring di Instagram pada 2 Mei 2020 bertepatan dengan Hardiknas, Dongkelor kini dapat disaksikan di kanal YouTube sejak episode ke-8.
“Di Mobil Perpustakaan Keliling, buku-bukunya tidak dipinjamkan, hanya dibaca di tempat. Dongkelor menjadi sumbangsih konten positif bagi anak di media sosial. Jika sebelumnya Dongkel hanya bisa dinikmati terbatas, kini Dongkelor memperluas jangkauannya,” ungkap Duta Baca Sulawesi Selatan 2018-2020, Rezky Amalia Syafiin, kepada Herald Sulsel, Minggu, 26 Mei 2024.
Inovasi dari Dongkelor bahkan meraih penghargaan Top 21 Inovasi Pelayanan Publik Penanganan COVID-19 pada 2020 dan telah direplikasi di beberapa daerah lain dengan nama yang berbeda.
Pustakawan Madya Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Tulus Wulan Juni, menyatakan bahwa upaya yang telah dilakukan membuahkan hasil dengan peningkatan Tingkat Gemar Membaca (TGM) di Kota Makassar pada tahun 2023 menjadi 74,14 persen. Hal ini menempatkan Kota Makassar pada posisi ke-4 secara nasional menurut data dari Perpustakaan Nasional RI.
“Dongkel dan Dongkelor adalah salah satu program unggulan kami karena paling banyak memberikan kontribusi jumlah pengunjung perpustakaan, baik perpustakaan keliling maupun online. Jumlah pengunjung menjadi salah satu indikator peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat dan Tingkat Gemar Membaca,” tutur Tulus.
Saat ini, permintaan kehadiran Dongkel dari masyarakat pun semakin banyak, menandakan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam mengembangkan kegemaran membaca di Kota Makassar.
Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk terus mengembangkan dan mendukung program-program literasi anak seperti Dongkel dan Dongkelor guna mencetak generasi penerus yang gemar membaca dan memiliki wawasan luas demi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Makassar. (*)
TP PKK Makassar Gelar Kajian Islam, Perkuat Peran Muslimah Bentuk Keluarga Tangguh
Jumat, 07 Agustus 2026 22:27
DLH Makassar Ajak Masyarakat Kepulauan Jaga Keanekaragaman Hayati Pesisir
Kamis, 06 Agustus 2026 22:30
Pemkot Makassar Pastikan PSEL Tetap Berjalan, Lokasi Masih Dibahas
Kamis, 06 Agustus 2026 15:56
Kelurahan Panaikang Jawab Kekhawatiran Warga soal Pemilahan Sampah dengan Fasilitas Lengkap
Rabu, 05 Agustus 2026 15:44
Kanal Dipenuhi Sampah, Kecamatan Tamalate dan Mariso Turun Tangan Bersihkan
Selasa, 04 Agustus 2026 15:41
DPR RI Dorong Sampah Jadi Sumber Energi, Dukung Program Pemilahan Makassar
Selasa, 04 Agustus 2026 14:52