
MAKASSARMETRO– Pedagang Pasar Sambung Jawa berkesempatan mencurahkan aspirasinya kepada wakil rakyat secara langsung, Kamis (7/2/2019).

Diketahui, Anggota DPRD Kota Makassar, Yeni Rahman mengunjungi Pasar Sambung Jawa didampingi Dirut PD. Pasar, Syafrulla.
“Kami meminta kepada Pemerintah Kota Makassar melalui PD Pasar Makassar Raya untuk tidak membebani kami. Harus ada penyesuaian tarif yang baru,” ujarnya kepada politisi PKS ini.
Lebih lanjut, pedagang ini beralasan bahwa pembeli lebih banyak melakukan transaksi di mini market dan pasar kaget, bukan di pasar.
Selain itu, jumlah pedagang di Pasar Sambung Jawa berkurang. Pasalnya, bangunan pasar sudah tua. Beberapa bagian pasar rusak. Hal ini menjadi pertimbangan pedagang untuk tidak berjualan sehingga sepi pengunjung.
Menanggapi aspirasi tersebut, Yeni Rahman mengatakan, pihaknya akan membantu melalui pembangunan sarana pasar termasuk regulasi pendirian minimarket di sekitar pasar rakyat.
“Kami akan membantu para pedangang untuk mengembangkan pasar rakyat,“ kata Yeni Rahman.
Sementara Dirut PD Pasar, Syafrulla mengatakan, penyesuaian tarif bukan untuk membebani pedagang. Hal ini dilakukan guna meningkatkan sarana dan prasarana pasar.
Kunjungi Dapil, ARW Pastikan Program Sambungan Listrik Gratis Tepat Sasaran
Senin, 20 April 2026 18:31
Munafri–Aliyah Hadirkan Lampu Tenaga Surya di Kepulauan Makassar, Kapal Menyusul
Senin, 20 April 2026 10:02
Mensos Kumpulkan Kepala Daerah Se-Sulsel, Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos
Sabtu, 18 April 2026 21:07
Berdiri di Atas Fasum Selama 30 Tahun, 40 PKL Bercat Kuning di Jalan Tinumbu Akhirnya Legawa
Sabtu, 18 April 2026 21:00
Kemenbud RI Percayakan Kota Makassar Jadi Tuan Rumah Konferensi Musik Indonesia 2026
Kamis, 16 April 2026 20:35
Wali Kota Munafri Tolak Pengadaan Kendaraan Baru, Pilih Gunakan Randis Lama Tahun 2023
Kamis, 16 April 2026 20:32
Melinda Aksa Tekankan Peran Strategis Penyuluh dalam Tangani Darurat Sampah di Makassar
Selasa, 14 April 2026 23:38
Munafri: Kapal Antar Pulau Segera Beroperasi, Gratis Layani Warga Kepulauan di Makassar
Selasa, 14 April 2026 20:35