
MAKASSARMETRO– Berbeda dengan Calon Anggota Lebih (Caleg) lainnya, Noldus Pandin (40) berangkat menjadi Caleg DPRD Kota Makassar tahun ini dari golongan minoritas.

Dirinya merupakan penyandang difabel daksa dengan kaki kanan polio. Hal ini tak membuatnya patah arang untuk ikut dalam kontestasi Pemilu 2019 kemarin.
Caleg yang berasal dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) nomor urut 9 ini berada dalam wilayah Dapil III Kota Makassar yang meliputi Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya
Sepintas, ia berujar, peluang untuk duduk di kursi DPR memang tipis, bahkan ia sudah pasrah bila dirinya gagal, terlebih lagi di TPSnya ia hanya memperoleh 15 suara.
Namun meski sudah yakin akan gagal mewakili aspirasi masyarakat, ia masih menunggu finalisasi penetapan berdasarkan rekapitulasi dari KPU kota Makassar.
“Kalau persoalan apakah ada peluang tentu kita optimis saja. Nanti kita tunggu hasilnya saja dari KPU bagaimana penetapannya. Tapi kalkulasi kasarnya ada 700 suara yang saya dapatkan,” ucapnya, Rabu (23/4/2019) saat dikonfirmasi
Meski sebagai Caleg merupakan pengalaman pertama baginya dalam kontestasi pileg, Noldus mengaku niatan itu didasari untuk memperjuangkan kaum disabilitas.
Menurutnya, dirinya bersama orang-orang penyandang Difabel lainnya masih sering mendapatkan perlakuan yang tidak adil.
Ia mengatakan kebanyakan anggota dewan fokus pada isu gender dan kemiskinan. Sementara Kota Makassar ini sangat perlu perhatian terhadap penyandang disabilitas.
Noldus juga mengatakan perhatian itu terutama untuk aksesibilitas penyadang disabilitas yang sangat terbatas di setiap jenjang lembaga di kota ini.
“Padahal pada payung hukum tentang disabilitas itu sudah ada, tinggal terjemahan di setiap jenjang lembaga itu mengalami kemandekan,” paparnya.
Pria yang juga merupakan tenaga pengajar di salah satu sekolah swasta di Makassar juga menceritakan, selama masa kampanye, ia hanya menghabiskan dana sekitar Rp10 juta
Dana yang terpakai itu pun dari hasil pundi-pundi yang dikumpulkan dari keluarganya. Ia sama sekali tidak menggunakan dana partai.
Keterbatasan dana ini juga membuatnya tak memiliki saksi-saksi di TPS yang ada di dapilnya. Ia mengaku tidak seperti caleg-caleg yang punya jejaring solid dan sudah mapan yang bisa membayar saksinya di TPS.
“Saya memang ada kendala, teman-teman caleg yang lain itu punya jejaring tim yang sangat solid jadi saya tidak mempunyai saksi yang artinya militan di setiap TPS karena keterbatasan dana,” imbuhnya.
Jumlah dana yang habis sebesar Rp 10 juta ini juga disyukuri oleh Noldus karena tidak membuatnya mengeluarkan banyak dana yang menurutnya berbeda dari caleg yang menghabiskan minimal ratusan juta rupiah.
Ia mengaku berangkat dari hati nurani dan ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa sudah seharusnya kaum disabilitas mendapatkan tempat di Dewan Perwakilan Rakyat.
Ia menegaskan jika dirinya tidak terpilih di pileg tahun ini, ia mengaku siap untuk maju di Pemilu 2024 mendatang.
“Jika pahit-pahitnya saya tidak terpilih, di periode berikut saya akan berupaya lagi. Semoga tetap sehat dan tetap fight kita sokong untuk 2024 lagi. Semoga saya tidak berubah pikiran dan tetap setia bersama PSI,” harapnya.
Terakhir ia mengungkapkan bahwa Pemilu 2019 kali ini memberikan pelajaran berarti dalam hidupnya, dan ia begitu bangga telah mewakili kaumnya yang minoritas.
“Dengan ini, saya membuka pelajaran baru bagi publik ternyata disabilitas tidak boleh dianggap enteng,” pungkasnya.
Urai Antrean Panjang, Pengisian BBM di Sulsel Pakai Aturan Pelat Ganjil Genap
Minggu, 13 September 2026 17:30
Munafri Jamu dan Lepas Pemain PSM ke Parepare, Tegaskan Dukungan Pemkot Makassar
Sabtu, 12 September 2026 18:29
Percepat Normalisasi Antrean BBM, Munafri Sarankan Klaster SPBU dan Jadwal Khusus Truk-Bus
Sabtu, 12 September 2026 10:07
Kunker ke BPJS Ketenagakerjaan, Komisi D DPRD Makassar Matangkan Ranperda Jamsostek
Jumat, 11 September 2026 23:12
Ridwan Andi Wittiri Desak Percepatan Penanganan Kelangkaan BBM di Makassar
Rabu, 09 September 2026 12:42
Bantu Petugas Kebersihan, DLH Makassar Hibahkan Motor Tiga Roda untuk Pasar Senggol
Selasa, 08 September 2026 16:19
Appi Titip Tugas Khusus untuk Kepala UPT TPA Tamangapa: Benahi Sistem, Rangkul Warga
Selasa, 08 September 2026 14:34
Didukung Sahabatnya Figur Muda Ternama, Rezza Said Mantap Maju ke Musda REI Sulsel
Senin, 07 September 2026 12:03