MAKASSARMETRO – Di tengah tingginya permintaan kebutuhan pokok saat bulan Ramadan, Dinas Perdagangan Kota Makassar mewaspadai perilaku oknum pedagang maupun distributor yang menaikkan harga dengan tidak wajar.

Dia mengingatkan kepada para pedagang agar menghindari perilaku yang menyusahkan masyarakat yang hendak memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

“Kita rutin turun memantau harga di pasar. Kita cek harga langsung di lapangan. Dengan begitu, pedagang tidak bisa menaikkan harga seenaknya,” ungkap Nielma Palamba, Selasa (21/5/2019).
Khusus bulan Ramadan, Disdag Makassar menurunkan tim untuk memantau harga secara rutin dua kali dalam seminggu. Yakni pada hari Senin dan Kamis di sejumlah pasar secara acak.
“Salah satu trik kita yakni menurunkan tim untuk mengecek harga, pada Seni dan Kamis. Kita akan pantau,” ujarnya.
Dia menyebut, pihaknya memaklumi kenaikan harga jika diakibatkan keterbatasan persediaan komoditas. Namun, tetap saja dia ingin memastikan kenaikan harga masih wajar.
“Nanti ketahuan kalau ada kenaikan harga tidak wajar, kita telusuri,” kata dia.
Selain itu, dia meminta warga Kota Makassar memanfaatkan aplikasi Sembakota’. Yang menampilka data harga komoditas di pasar-pasar yang ada di Kota Makassar secara real time.
Pemkot Makassar Gandeng LAN RI Kaji TPP ASN dan Skema Pengupahan PJLP
Kamis, 04 Juni 2026 20:45
Baznas RI Kawal Seleksi Capim Baznas Makassar, Fokus pada Kompetensi dan Integritas
Kamis, 04 Juni 2026 19:42
SK Jangan Disekolahkan, Pesan Wali Kota Saat Lantik 167 PNS Pemkot Makassar
Rabu, 03 Juni 2026 21:55
Pertamina Sesuaikan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juni 2026, Ini Rinciannya
Senin, 01 Juni 2026 23:37
Hari Lahir Pancasila, Munafri-Aliyah Ajak Warga Makassar Hidupkan Nilai Kebangsaan
Senin, 01 Juni 2026 20:19
Makassar Half Marathon 2026 Dongkrak Ekonomi Kota, Hotel hingga UMKM Kebanjiran Rezeki
Minggu, 31 Mei 2026 21:32
Wali Kota Makassar Ikut Finish Bersama Ribuan Runners 10K MHM 2026
Sabtu, 30 Mei 2026 21:24