Indira Jusuf Ismail Harap Makassar Punya Pusat Pelatihan Inklusi Seperti Singapura

Selasa, 07 Januari 2020 22:43 WITA Reporter : Makassarmetro
Indira Jusuf Ismail Harap Makassar Punya Pusat Pelatihan Inklusi Seperti Singapura

MAKASSARMETRO – Mantan TP Ketua PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail mendapat kehormatan mengunjungi Building Dreams Enabling Lives, Lengkok Bahru, Singapura, Selasa (7/1/2020).

Indira Jusuf Ismail yang juga dikenal sebagai tokoh yang getol persoalan perempuan dan sosial kemasyarakatan ini mengaku sangat terkesan Singapura, utamanya dalam menangani isu disabilitas.

Bagaimana tidak, di Building Dreams Enabling Lives, penyandang disabilitas diberikan ruang sebesar-besarnya untuk memperoleh pendidikan dan pelatihan, termasuk persoalan keterampilan.

Indira yang juga mantan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar menyempatkan berdiskusi dengan pengelola Building Dreams Enabling Lives mengenai cara mengefektifkan pelatihan keterampilan.

“Tantangannya sungguh besar jika harus dilatih kerajinan secara bersamaan, tapi di tempat ini, diberikan pelatihan yang intens dan lebih private, dan juga diberikan ruang lebih untuk berkreasi,” kata Indira Jusuf Ismail.

Dia menyebut bahwa di Makassar juga terdapat beberapa tempat pelatihan kerajinan untuk kaum difabel yang dikelola beberapa instansi maupun swasta. Hanya saja, tidak sebesar dan selengkap yang dimiliki Singapura.

“Ada beberapa yang dikelola teman, tapi mungkin tidak sebesar ini tempatnya,” ujar istri Moh. Ramdhan Pomanto.

Indira Jusuf Ismail tidak bisa menyembunyikan keinginannya untuk membuat pusat kegiatan inklusi yang serupa sepulangnya ke Makassar.

“Putri saya seorang mahasiswa arsitektur, dia sementara studi jadi tidak bisa ikut. Sepulang saya dari sini saya mau minta dia datang ke sini. Saya harap di Makassar ada juga bangunan seperti ini,” akunya.

Gedung yang kemudian disebut Enabling Village ini merupakan ruang komunitas inklusif yang difokuskan pada pelatihan dan pendayagunaan sumber daya manusia dengan kebutuhan khusus. Fasilitas, sarana dan prasarana yang tersedia di tempat juga ramah disabilitas, seperti dari ramp untuk kursi roda.

Masih di kawasan yang sama, dalam tur ini Indira Jusuf Ismail juga diajak melihat aneka produk dan karya yang dihasilkan kaum difabel dan berkebutuhan khusus.

Kunjungan Indira Jusuf Ismail yang didampingi putrinya, Arraya, ini merupakan rangkaian agenda khusus perempuan kepada tokoh-tokoh sahabat Singapura dari berbagai belahan dunia melalui program SR Nathan Fellowship (SRNF).

SRNF merupakan program persahabatan untuk mengenang SR Nathan, Presiden ke 6 Singapura. Program ini bertujuan untuk mendorong para pemimpin publik untuk saling berdiskusi dan membahas mengenai solusi dari permasalahan dan tantangan yang dihadapi para pemimpin di seluruh dunia. Diketahui, Moh. Ramhdan Pomanto beserta istri diundang secara resmi oleh Pemerintah Singapura.

Topik berita Terkait:
  1. SR Nathan Fellowship
Berikan Komentar
Komentar Pembaca