
MAKASSARMETRO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Kota Makassar akan mengevaluasi sistem kerja di rumah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan sistem pembelajaran daring bagi siswa-siswi sekolah.

Hal itu disepakati DPRD dan Pemkot Makassar saat melakukan rapat lewat video conference, Jumat malam (27/3/2020).
Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo, menyampaikan bahwa evaluasi kondisi darurat wabah Covid-19, akan menentukan perpanjangan masa WFH bagi ASN dan belajar daring bagi siswa.
Jika kondisi darurat, kata Rudianto Lallo, maka pemerintah kota sepakat kembali melakukan sistem Work From Home bagi ASN dan tetap meliburkan anak sekolah.
“Hanya saja, kita tetap berdoa agar kondisi segeta pulih dan kami semua dan seluruh warga kota dapat beraktivitas kembali seperti biasa,” ucap Rudianto.
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Makassar, Abdul Wahab Tahir mengatakan bahwa meliburkan siswa-siswi sekolah merupakan upaya memutus rantai penyebaran virus Covid-19.
“Saya pikir perlu kita sepakati bersama bahwa untuk memutus mata rantai penyebaran covid itu dari meliburkan anak-anak sekolah,” ujar Wahab Tahir.
Stop Pungutan, Munafri Ancam Copot Kepsek di Makassar yang Gelar Perpisahan Berbayar
Selasa, 21 April 2026 11:22
Pemkot Makassar Berikan KUR bagi PKL yang Tertib, Solusi Pemberdayaan UMKM
Senin, 20 April 2026 22:37
Kunjungi Dapil, ARW Pastikan Program Sambungan Listrik Gratis Tepat Sasaran
Senin, 20 April 2026 18:31
Munafri–Aliyah Hadirkan Lampu Tenaga Surya di Kepulauan Makassar, Kapal Menyusul
Senin, 20 April 2026 10:02
Mensos Kumpulkan Kepala Daerah Se-Sulsel, Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos
Sabtu, 18 April 2026 21:07
Berdiri di Atas Fasum Selama 30 Tahun, 40 PKL Bercat Kuning di Jalan Tinumbu Akhirnya Legawa
Sabtu, 18 April 2026 21:00
Kemenbud RI Percayakan Kota Makassar Jadi Tuan Rumah Konferensi Musik Indonesia 2026
Kamis, 16 April 2026 20:35
Wali Kota Munafri Tolak Pengadaan Kendaraan Baru, Pilih Gunakan Randis Lama Tahun 2023
Kamis, 16 April 2026 20:32