Diskop Makassar Dampingi Dewan Longwis Bontoala dan Ujung Pandang Bentuk Koperasi

Senin, 28 November 2022 13:47 WITA Reporter : Makassarmetro
Diskop Makassar Dampingi Dewan Longwis Bontoala dan Ujung Pandang Bentuk Koperasi Diskop Makassar menggelar pendampingan di Hotel ASTON Makassar, Jalan Sultan Hasanuddin, Senin (28/11/2022). Kali ini menyasar dua kecamatan ialah Bontoala dan Ujung Pandang

MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Dinas Koperasi (Diskop) dan UKM saat ini tengah konsen untuk mensukseskan program lorong wisata (longwis). Terbaru, pihaknya menggelar pendampingan untuk dewan lorong dalam pembentukan koperasi simpan pinjam untuk UMKM.

Banner Agustus DPRD Kota Makassar

Kegiatan pendampingan ini berlangsung di Hotel ASTON Makassar, Jalan Sultan Hasanuddin, Senin (28/11/2022). Kali ini menyasar dua kecamatan ialah Bontoala dan Ujung Pandang.

Kepala Diskop UKM Makassar, Sri Sulsilawati membuka langsung agenda ini. Turut hadir Kepala Bidang Kelembagaan Koperasi Diskop UKM Makassar, Muh Sukma Saleh.

Kegiatan pendampingan ini menghadirkan dua narasumber. Mereka adalah Tim Ahli Wali Kota Makassar, Sakka Pati, dan praktisi UMKM, Teddy Hendratno.

Kepala Diskop UKM Makassar, Sri Sulsilawati menyampaikan bahwa agenda ini sengaja dikhususkan kepada dewan lorong. Sebab, mereka punya peran penting dalam mensukseskan program lorong wisata.

“Mereka garda terdepan, penggerak, influencer, yang bisa mempengaruhi masyakarat khususnya di lorong wisata untuk bisa membangun kelembagaan, membangun ekosistem ekonomi disitu,” ujar Sri–sapaan akrabnya.

Melalui pendampingan ini, lanjut Sri, dewan lorong akan didorong membentuk badan usaha lorong atau bulo. Kemudian dibentuk lagi koperasi simpan pinjam untuk pengembangan UMKM.

“Jadi inisiasinya dewamln lorong bersama masyakarat membentuk badan usaha lorong. Jadi dari situ diharapkan terciptanya koperasi di setiap lorong wisata,” tambah Sri

Kegiatan pendampingan ini akan menyasar seluruh kecamatan di Makassar. Setiap dewan lorong nantinya akan diundang.

“Kan jumlahnya 1.095 lorong wisata di Makassar. Jadi jumlah itu di 15 kecamatan, ada perwakilan dari dewan lorong yang kita hadirkan,” tutup Sri. (*)

Topik berita Terkait:
  1. Dewan Lorong
  2. Diskop Makassar
  3. Makassar
  4. UMKM
Berikan Komentar
Komentar Pembaca