MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Bencana merupakan salah satu fenomena yang banyak menimpa masyarakat dalam beberapa hari terakhir.

Saat bencana terjadi, aspek kehidupan lainnya ikut terdampak dan sangat beresiko bagi kelompok rentan, termasuk perempuan dan anak.

Hal ini lantas mendorong Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar mengambil langkah mitigasi atau kesiapsiagaan bencana.
DPPPA menggelar sosialisasi “Mitigasi Perlindungan Perempuan dan Anak Dalam Situasi Bencana di Lorong Wisata”. Bertempat di Hotel Karebosi Premier, Kamis (01/12/2022),
Kegiatan ini menghadirkan perwakilan warga dari beberapa kecamatan, termasuk tokoh masyarakat dan kader kader PKK.
Ketua Bidang Data dan Informasi DPPPA Makassar, Sulfiani Karim, menjelaskan banyak hal yang penting diperhatikan saat bencana terjadi.
“Ada hal hal rawan kekerasan yang masih sering terjadi saat bencana, seperti tempat pengungsian yang menyatukan laki laki dan perempuan, dan lain sebagainya,” jelasnya.
Sulfiani pun berharap kegiatan ini dapat memberikan gambaran tentang mitigasi bencana yang dapat meminimalisir resiko untuk kelompok rentan.
Diketahui narasumber yang dihadirkan, yakni Andi Nurlela (Konsultan Program SAFE4C Sulsel BaKTI-UNICEF) dan Sittiarah (Staf Ahli Walikota Makassar).
Nurlela menguraikan bahwa dampak bencana juga banyak menyentuh fisik dan psikis seseorang. Hal inilah yang mendorong terjadinya kekerasan.
Dirinya pun menyebut beberapa resiko yang kerap terjadi pada perempuan dan anak pada situasi bencana.
“Bisa jadi ada kekerasan fisik dan emosional, masalah kesehatan mental dan psikososial, kekerasan seksual dan gender, terpisah dari keluarga, pekerja anak, terkait kelompok bersenjata, dan cedera,” papar Nurlela.
Selanjutnya, Sittiarah menegaskan bahwa mitigasi bencana harus dilakukan secara bersama sama.
Apalagi banyak bencana yang terjadi sebab kelalaian manusia, termasuk bencana banjir yang saat ini terjadi di mana mana.
“Makanya Pemerintah Kota Makassar selalu mengimbau kita semua untuk menjaga lingkungan, seperti gotong royong dalam bersih bersih saluran air,” tukasnya. (*)
Pemkot Makassar Bantah Informasi Liar Terkait Isu Rp10 Miliar Makan dan Minum
Sabtu, 16 Mei 2026 22:07
Munafri Paparkan Peran Makassar Creative Hub sebagai Penguat Ekosistem Industri Kreatif di MIWF 2026
Sabtu, 16 Mei 2026 21:40
Pemkot Makassar Perkuat Dukungan MIWF 2026, Wujudkan Kolaborasi Global dan Ekosistem Sastra Inklusif
Jumat, 15 Mei 2026 19:29
Pemkot Makassar Perdana Terlibat, Munafru: MIWF 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Kreatif Global
Selasa, 12 Mei 2026 16:53
Disetujui Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Makassar Berlanjut
Selasa, 12 Mei 2026 16:39
Korban Geng Motor di Ablam Dirawat GRATIS di RS Daya, Pemkot Makassar Tanggung Biaya
Senin, 11 Mei 2026 23:08
Wali Kota Makassar Terima Penghargaan Paritrana Award, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan
Sabtu, 09 Mei 2026 00:04
“Dari Literasi ke Aksi”, Pemkot Makassar Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Akses Keuangan Nyata
Kamis, 07 Mei 2026 20:44