MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Makassar, Imam Musakkar meluapkan kekesalannya atas penerbitan sporadik di lahan Jalan AP Pettarani. Padahal, status lahan tersebut masih bersengketa usai adanya gugatan di pengadilan.

Penerbitan sporadik itu diungkapkan langsung oleh Camat Panakkukang, Ari Fadli saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Badan Anggaran, Rabu (18/6/2025).

Mendengar penjelasan tersebut, Imam Musakkar menegaskan Camat telah menyalahgunakan jabatannya dalam mengeluarkan sporadik tanpa melihat status tanah.
“Camat itu mengeluarkan sporadik tanpa melihat referensi dari pengadilan, tanpa melihat referensi dari BPN. Pada dasarnya tidak dibolehkan ketika tanah masih tersebut dalam status perkara,” tegasnya.
Apa yang dilakukan Camat, menurut legislator dari Fraksi PKB itu, hanya memprioritaskan kepentingan satu orang ketimbang melihat masyarakat yang terdampak atas sengketa lahan tersebut.
“Saya kiranya pak Camat ini tidak bisa terbuka kepada masyarakat,” ujar Imam.
Atas masalah itu, Imam Musakkar bersama Komisi C DPRD Makassar memberikan rekomendasi membatalkan penerbitan sporadik tersebut.
“Teman-teman komisi C memberikan rekomendasi bahwa camat ini jangan sampai sporadik itu telah diberikan atau sampai ke tangan objek yang tidak tertentu,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Panakkukang, Ari Fadli mengaku siap menjalankan rekomendasi tersebut.
“Karena hasil RDP ini diminta untuk membatalkan itu, atas dasar itu kamilah membatalkan, jadi tidak ada masalah,” ucapnya.
“Jadi sporadik itu bukan serifikat kepemilikan, tapi sebagai penjelasan siapa yang menguasai lokasi tersebut, siapa yang kuasai sekarang,” tutup Ari Fadli. (*)
Di Hari Otda 2026, Kota Makassar Sabet Penghargaan Nasional Kinerja Pemerintahan Terbaik
Senin, 27 April 2026 21:07
Wali Kota Munafri Gowes Bareng SKPD Tinjau Jumat Bersih di Dua Kecamatan
Jumat, 24 April 2026 20:38
Bongkar Mandiri Lapak di Kawasan SMKN 4 Bontoala, Pemkot Makassar Siapkan KUR untuk PKL Terdampak
Kamis, 23 April 2026 19:32
Gebrakan Munafri: Pangkas Perjalanan Dinas Rp60 Miliar, dan Setop Pengadaan Randis Baru
Kamis, 23 April 2026 11:02
Wali Kota Munafri Konsultasi ke Pusat, PSEL Antang Masuk Tahap Lanjutan
Rabu, 22 April 2026 21:37
Benchmark ke Blok M, Munafri Siapkan Transformasi Pasar Sentral Makassar Jadi Pusat Ekonomi Modern
Selasa, 21 April 2026 23:03
Stop Pungutan, Munafri Ancam Copot Kepsek di Makassar yang Gelar Perpisahan Berbayar
Selasa, 21 April 2026 11:22